Kabar Artis

Vonis Kasus Bau Ikan Asin: Galih Ginanjar Ajukan Banding, Mencari Keadilan, Ini Kata Pengacara

Galih Ginanjar memutuskan mengajukan banding atas putusan tersebut karena merasa tidak adil

Tangkapan Layar YouTube/beepdo
Galih Ginanjar saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (18/3/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Dari tiga terpidana kasus bau ikan asin, Galih Ginanjar menerima hukuman paling berat.

Galih Ginanjar dipidana 2 tahun dan 4 bulan penjara.

Vonis tersebut lebih tinggi dibandingkan vonis dua terpidana lainnya, Pablo Benua dan Rey Utami.

Galih Ginanjar memutuskan mengajukan banding atas putusan tersebut.

Selain soal banding, ada berita terkait keputusan Barbie Kumalasari yang tidak mendampingi suaminya itu saat sidang vonis.

Simak selengkapnya:

1. Galih Ginanjar putuskan ajukan banding

Galih Ginanjar memutuskan mengajukan permohonan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Permohonan banding itu diajukan setelah Galih Ginanjar keberatan atas putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Hakim pengadilan memutuskan, Galih Ginanjar bersalah melakukan pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap Fairuz A Rafiq, Senin (13/4/2020).

Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved