Ramadan 2020
Antisipasi Kejahatan saat Ramadan dan PSBB, Polres Jakarta Timur Bentuk Tim Khusus
Tanggal 5-20 April 2020 jajarannya mengamankan 21 pelaku kejahatan jalanan
Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Polres Metro Jakarta Timur membentuk tim khusus mengantisipasi kejahatan jalanan saat bulan Ramadan dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlangsung.
Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan tim tersebut bertugas melakukan patroli di lokasi-lokasi rawan kriminalitas yang sudah dipetakan.
"Tim dari Polsek dan Polres ini tidak segan melakukan tindakan tegas dan terukur (tembak) terhadap pelaku yang membahayakan warga," kata Arie di Mapolrestro Jakarta Timur, Senin (20/4/2020).
Dia mencontohkan dua pelaku begal handphone di Jalan Raya Bekasi yang pada Minggu (19/4/2020) ditembak personel Tim Rajawali karena melawan.
Menurutnya para pelaku kejahatan justru memanfaatkan sepinya jalan selama masa pemberlakuan PSBB di DKI Jakarta untuk beraksi.
"Jam rawan itu dari pukul 00.00-05.00 WIB. Terbukti dari hasil patroli yang sudah kita lakukan, beberapa pelaku curat, curas, hingga tawuran berhasil diamankan," ujarnya.
Arie menuturkan selama tanggal 5-20 April 2020 jajarannya mengamankan 21 pelaku kejahatan jalanan yang beberapa di antaranya masih di bawah umur.
• Sederet Panduan Ibadah Selama Wabah Corona Menurut Kementerian Agama Indonesia
• Ngaku Tak Bisa Masak ke Baim Wong, Atta Halilintar Buat Paula Kaget saat Campur Bahan Makanan Ini
• Mobilitas Warga Tangsel Masih Tinggi Saat PSBB, Airin Sebut Banyak yang Bekerja di Jakarta
Bila dirinci 11 orang pelaku pencurian disertai pemberatan (Curat), tawuran empat orang, judi 2 orang, penganiayaan 2 orang, dan pengeroyokan 2 orang.
"Untuk tawuran sampai sekarang sudah ada dua korban meninggal di Jakarta Timur. Para pelaku yang terlibat sudah berhasil kita amankan dan kita tetapkan tersangka," tuturnya.