Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Selama Penerapan PSBB, Penumpang MRT Jakarta Turun 94,11 Persen

Artinya, kata Polana, penumpang kereta MRT Jakarta sekira 5.000 penumpang per hari.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Uji Coba rangkaian kereta pertama MRT Jakarta menggunakan System Acceptance Test (SAT) di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B Pramesti, membeberkan data penumpang MRT Jakarta selama PSBB diterapkan.

Polana menyatakan, terhitung sejak 1 April hingga 15 April 2020, penumpang MRT Jakarta menurun 94,11 persen selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Artinya, kata Polana, penumpang kereta MRT Jakarta sekira 5.000 penumpang per hari.

"Data terakhir tercatat pada April sampai 15 April 2020, hanya berkisar 5 ribu penumpang per hari, atau turun sebesar 94,11 persen dibanding Januari 2020," jelas Polana, dalam keterangan tertulisnya kepada Wartawan, Selasa (21/4/2020).

Sebelum masa PSBB diterapkan, tepatnya pada Januari 2020, penumpang MRT Jakarta sebanyak kira-kira 85 ribu penumpang per hari.

"Pada Januari 2020, penggunanya mencapai sekitar 85 ribu orang per hari," ucap Polana.

Namun, pada Maret 2020, penumpang kereta MRT Jakarta menjadi 45 ribu orang per hari atau 47,5 persen.

"Pada Maret, sudah mengalami penurunan sebesar 47,05 persen, yaitu sekira 45 ribu orang per hari," ujarnya.

Penumpang TransJakarta Menurun Sekira 757.000 Penumpang

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved