Ramadan 2020

Jokowi Larang Mudik, Wali Kota Depok Minta SK Agar Aturan Lebih Kuat

Presiden Joko Widodo telah menetapkan larangan mudik bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), guna memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Wali Kota Depok Mohammad Idris dijumpai wartawan di Crisis Center Covid-19 Gedung Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Jumat (6/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MASPresiden Joko Widodo telah menetapkan larangan mudik bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), guna memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

Menanggapi larangan tersebut, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan bahwa pihaknya tak bisa serta merta menerapkan larangan tersebut, bilamana tidak ada surat keputusan (SK) yang dapat menjadi landasan kuat larangan tersebut.

“Presiden mengeluarkan semacam SK, menurut saya sih agar aturan ini lebih kuat, paksaan untuk tidak mudik. Kan presiden juga akan memberikan bantuan yang Rp 600 ribu per kartu keluarga (KK),” kata Idris dalam keterangan resmi tertulisnya, Rabu (22/4/2020).

Idris mengatakan, pihaknya meminta tata laksana larangan tersebut dibuat secepatnya.

“Kami minta tata laksananya bisa dibuat dari sekarang, orang mudik gak mudik dapatnya gimana. Pendaftaran orang-orang yang gak mudik. Karena ada orang-orang yang dari dulu ga mudik tiba-tiba karena mau dapat bantuan presiden dia bilang mudik, kan repot juga,’ jelasnya.

Idris menuturkan, pihaknya merasa cukup kesulitan bilamana tata laksana pelarangan ini dibebankan kepadanya.

“Jadi kriterianya, tata laksananya kami minta sekalian dari pusat. Nanti kalau diminta lagi dari kami, mohon maaf nanti sulit lagi, seperti bantuan pres yang sekarang tata laksana dan mekanismenya gak ada, akhirnya kami buat sendiri,” pungkasnya.

Pemerintah Larang Mudik

Beberapa hari jelang dimulainya ibadah puasa, Presiden Joko Widodo membuat pengumuman penting.

Halaman
1234
Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved