Sopir Taksi Online Diduga Korban Salah Tangkap Dituntut 3 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Boby Mokoginta menuntut Ari dengan hukuman pidana tiga tahun penjara

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Sopir taksi online Ari Darmawan menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang tuntutan kasus pencurian dengan terdakwa Ari Darmawan.

Dalam kasus ini, Ari yang berprofesi sebagai sopir taksi online diduga menjadi korban salah tangkap oleh pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan.

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ini digelar secara online, di mana terdakwa mengikuti persidangan lewat video conference dari Rutan Cipinang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Boby Mokoginta menuntut Ari dengan hukuman pidana tiga tahun penjara.

"Menyatakan terdakwa Ari Darmawan terbukti melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan," kata Boby dalam keterangan tertulis yang disampaikan tim kuasa hukum Ari, Rabu (22/4/2020).

Hal itu sebagaimana dimaksud dengan Pasal 365 ayat (2) ke-1 KUHP, dengan tuntutan selama tiga tahun penjara dikurangi masa tahanan.

Ari Darmawan diduga menjadi korban salah tangkap oleh kepolisian terkait kasus pencurian dengan kekerasan.

Peristiwa itu terjadi pada 4 September 2019 ketika Ari menerima pesanan dari Suhartini.

Saat itu, Suhartini meminta Ari menjemputnya di Kemang Venue diantar menuju Damai Raya, Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan.

Detik-detik Balita Wafat Setelah Teguk Cairan Disinfektan di Bawah Kursi, Sempat Ngadu Kehausan

Hendra Berjuang Jual Jaket di KRL Demi Hidupi Anak Seorang Diri, Istri Pergi Bersama Orang Ketiga

40 Ucapan Sambut Ramadhan 1441 H, Pas Dikirim untuk Keluarga yang Tak Bisa Mudik Karena Corona

Ari pun meresponnya dengan menghubungi Suhartini melalui sambungan telepon.

Namun, Ari tidak mendapat jawaban, hingga akhirnya tidak jadi menjemput calon pelanggannya.

Keesokan harinya, Ari ditangkap pihak kepolisian atas tuduhan pencurian dengan kekerasan.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved