Breaking News:

Ramadan 2020

Wali Kota Bekasi Terbitkan SE Panduan Ramadan, Bukan Puasa Bersama Hingga Iktikaf Ditiadakan

Iktikaf pada 10 hari terakhir bulan ramadan yang biasa dilakukan di masjid-masjid ditiadakan

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Selasa, (21/4/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menerbitkan surat edaran panduan ibadah ramadan selama masa pandemi virus corona (Covid-19).

Beberapa kegiatan ibadah yang biasa dilakukan dibulan suci ditiadakan, Rabu, (22/4/2020).

Surat edaran tertanggal Selasa, (21/4/2020) nomor 451.13/2741/SETDA.Kesos berisi sejumlah poin utama panduan pelaksaan ibadah yang mulai berlaku per 1 Syawal 1441 Hijirah.

Beberapa kegiatan ibadah yang biasa dilakukan selama bulan suci seperti buka puasa bersama, tarawih berjemaah di masjid atau musala ditiadakan dan diganti dengan pelaksaan secara individu atau berjemaah di rumah masing-masing dengan keluarga inti.

Selain itu, kegiatan iktikaf pada 10 hari terakhir bulan ramadan yang biasa dilakukan di masjid-masjid dan musala ditiadakan.

"Tadi MUI sudah mengeluarkan surat edaran dan pemerintah kota juga sudah mengeluarkan surat imbauan untuk melakukan kegiatan-kegiatan salat tarawih itu di lingkungan masing-masing," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Rabu, (22/4/2020).

Sedangkan untuk pelaksaan salat Idulfitri, pada surat edaran itu juga disebutkan agar pelaksaanya ditiadakan sambil menunggu fatwa MUI menjelang waktunya.

"Salat Idulfitri dan tarawih sama dengan kondisi salat Jumat. Artinya, karena kan ini pembatasannya, pembatasan orang, kalau pembatasannya masih berjalan terus maka kondisinya masih naik terus," ucapnya.

"Kita mereferensikan itu dari surat edaran MUI yang disampaikan ke kita dan hasil rapat terbatas dengan kita. Nanti siang juga ada telekonferensi dengan MUI yang akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat Kota Bekasi," tegas dia.

Takut Dimarahi Tante Usai Pinjam Motor Terlalu Lama, Keponakan Mengaku Jadi Korban Begal

63 Eks Warga Binaan Lapas Salemba Dibebaskan, Langsung Dijadikan Mitra Kerja Pencegahan Covid-19

Ruangguru Adalah Perusahaan PMA: Saham Mayoritas Dimiliki Perusahaan Asal Singapura

Pada surat edaran itu, beberapa kegiatan yang secara tegas dilarang diantaranya pelaksaan takbir keliling dan pesantren ramadan. Untuk pesantren ramadan yang biasa dilakukan dapat dilaksanakan terpisah di rumah masing-masing secara online.

Adapun surat edaran ini berlaku untuk seluruh warga baik secara individu, instansi pemerintah maupun swasta. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved