Breaking News:

Sadar Terekam CCTV, Dua Pemuda di Tambora Batal Bacok Orang

Rekaman CCTV memperlihatkan dua pemuda yang membawa senjata tajam samurai dan celurit masuk ke sebuah kantor.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Potongan rekaman saat kedua pria membawa sajam masuk ke kantor pengiriman barang di Tambora, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Rekaman CCTV memperlihatkan dua pemuda yang membawa senjata tajam samurai dan celurit masuk ke sebuah kantor jasa pengiriman barang di Jalan KH Moch Mansur, Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat.

Dalam video terlihat dua pemuda yang membawa celurit dan samurai itu masuk ke dalam kantor dan sempat menunjuk ke arah pria yang ada disana.

Namun, mereka tak jadi menyerang apalagi sampai membacok pria tersebut setelah tersadar ada CCTV yang terpasang di lokasi. 

Keduanya pun lantas keluar dari kantor tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Suparmin mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/4/2020) dini hari atau saat jelang sahur pertama Ramadan 1441 H.

Dikatakannya, menurut informasi di lokasi, kedua pria pembawa senjata tajam itu bukanlah pelaku begal, melainkan hendak menyerang pria yang bersembunyi ke dalam kantor pengiriman tersebut.

"Jadi infonya bukan begal. Tapi pelaku itu lagi nyariin korban yang ngumpet disana karena informasinya mereka itu sebelumnya saling ngejek," kata Suparmin saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2020).

Suparmin mengatakan, informasi bahwa kedua pembawa sajam itu bukanlah begal lantaran  pada keesokan harinya keduanya kembali ke kantor tersebut.

"Jadi besoknya itu (kemarin) yang bawa sajam itu datang lagi ke lokasi buat klarifikasi ke karyawan kalau dia bukan begal, tapi emang lagi nyari korban yang ngumpet kesana," kata Suparmin.

Kendati demikian, polisi akan tetap memproses keduanya lantaran membawa senjata tajam dan terancam dikenakan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951.

"Saat ini anggota sedang mencari kedua pria tersebut karena membawa senjata tajam apalagi sampai mengancan orang itu kan tidak boleh," kata Suparmin.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved