Breaking News:

Pelaku Bobol Minimarket di Kota Bekasi yang Ditangkap di Medan Satria Sudah Beraksi Sebanyak 8 Kali

Aksi pencurian dengan modus bobol minimarket terjadi di wilayah Kota Bekasi, dua dari keempat tersangka berhasil diringkus usai beraksi.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijomarko di Mapolsek Medan Satria, Kota Bekasi, Senin, (27/4/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Aksi pencurian dengan modus bobol minimarket terjadi di wilayah Kota Bekasi, dua dari keempat tersangka berhasil diringkus usai beraksi sebanyak delapan kali.

Dua tersangka yang berhasil diringkus yakni, RS (26) dan MP (26), dua tersangka lain yaitu HS (40) dan IO (24) hingga kini masih dalam penyebaran polisi.

Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Polisi Wijonarko mengatakan, kelompok pencuri ini bisa dikatakan cukup pengalaman.

"Kelompok ini total sudah delapan kali beraksi bobol minimatket di beberapa daerah bukan hanya di Kota Bekasi," kata Wijonarko di Mapolsek Medan Satria, Senin, (27/4/2020).

Grafik Pelanggar PSBB di Jakarta Selatan Menurun, Dari Semula 548 Kini Tinggal 84

Dia merinci, aksi pembobolan minimarket kelompok pencuri ini dilakukan di Alfamart di Jalan Pengeran Jayajarta, Medan Satria Kota Bekasi sebanyak dua kali.

Lalu di Alfamart Jatiasih, Kota Bekasi sebanyak dua kali. Alfamart Pekayon, Alfamart Bulan-bulan Bekasi dan Almart masing-masing di Purwakarta dan Sukabumi.

"Kita masih dalami apakah diantara mereka merupakan rsidivis kasus yang sama atau kasus lain, tapi yang jelas aksi mereka sudah 8 kali terkahir itu 1 Apirl 2020 lalu," tegas dia.

Adapun otak dari kejahatan ini dipimpin tersangka berimisial HS, dia merancang aksi kejahatan ini dan membagi tugas ke teman-temanya.

"Tersangka RS dan MP eksekutor yang membobol pintu gembok, lalu terangla IO adalah pilot (sopir) sekaligus yang memantau situasi saat aksi mereka berjalan," tuturnya.

Kelompok spesialis pembobol minimarket ini beraksi menggubakan kendaraan roda empat. Mereka menyewa di rental mobil setiap kali beraksi.

"Mereka menggunakan mobil sewaan, barang hasil curian juga langsung diberikan ke penadah yang ada di daerah Cakung, uang hasil curian dia bagi-bagi berempat," tuturnya.

Film Bocah Angon yang Menceritakan Wabah Penyakit Berdasar Naskah Kuno Harus Diundur Penayangannya

Adapun untuk kedua tersangka yang diringkus kini mendekam di tahanan Mapolsek Medan Satria.

Keduanya dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman paling lama tujuh tahun kurungan penjara.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved