Breaking News:

L'Oreal Indonesia Donasi Rp 32 Miliar demi Hadapi Covid-19

Umesh Phadke, Presiden Direktur L’Oréal Indonesia, berharap bantuan tersebut akan dapat membantu mengahadapi wabah corona yang sedang melanda ini.

dok. L’Oréal
L'Oreal Indonesia Donasi Rp 32 Miliar demi Hadapi Covid-19 

TRIBUNJAKARTA.COM -  L’Oréal Indonesia bantuan solidaritas untuk mendukung perjuangan nasional guna penanggulangan pandemi virus Corona (COVID-19) .

Bantuan solidaritas L’Oréal disalurkan secara bertahap mulai bulan April sampai dengan Juni 2020, berupa barang seperti produk pembersih tangan berbasis alkohol (hand sanitizer) dan produk kebersihan/perawatan personal, serta berupa dana hibah penelitian kepada Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, dengan estimasi total bantuan senilai Rp 32 Milyar.

Seluruh bantuan tersebut dilaporkan secara langsung pada Senin (27/4/2020) oleh Presiden Direktur L’Oréal Indonesia, Umesh Phadke kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di kantor Graha BNPB. 

Umesh Phadke, Presiden Direktur L’Oréal Indonesia, berharap bantuan tersebut akan dapat membantu mengahadapi wabah corona yang sedang melanda ini.

“Kami optimistis akan penanganan dan masa depan pasca pandemi Covid-19,” kata dia.

Sejak April, perusahaan telah memproduksi pembersih tangan sebanyak 420 ribu unit dan akan didistribusikan kepada pegawai toko/salon mitra, pengemudi ojol, wartawan, tenaga medis, serta komunitas perempuan kepala keluarga melalui kerjasama dengan Yayasan Dokter Peduli (DoctorShare) dan Yayasan Pekka.

Selain itu, perusahaan juga memberikan sebanyak 673 ribu pembersih wajah, shampo dan pelembab.

Sementara itu, Melanie Masriel, Direktur Komunikasi, Hubungan Publik & Keberlanjutan L’Oréal Indonesia, menjelaskan, sebagai perusahaan berbasis sains, L’Oréal telah mendukung dunia riset di Indonesia sejak tahun 2004 melalui program L’Oréal-UNESCO For Women in Science.

“Dalam situasi pandemi ini menjadi sangat penting bagi kami untuk turut mendukung upaya riset genome sequencing yang dilakukan oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman yang akan sangat berguna sebagai input bagi riset penemuan vaksin Covid-19 selanjutnya,” kata dia.

Penelitian ini adalah langkah awal pengambilan sampel data dari virus SARS-CoV-2 untuk pengembangan vaksin Covid-19 yang sesuai dengan masyarakat Indonesia.

Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved