Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Pelaksanaan Belum Optimal, PSBB di Kota Tangerang Akan Diperpanjang

Pemerintah Kota Tangerang menilai pelaksanaanya tersebut belum optimal walau, sudah menekan penularan

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Istimewa/dokumentasi Pemerintah Kota Tangerang
Diagram pertumbuhan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Kota Tangerang yang angka pertumbuhannya semakin sedikit semenjak diberlakukan PSBB, Selasa (28/4/2020 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang sudah memasuki hari ke-11 atau pekan kedua sejak diterapkan pada Sabtu (18/4/2020) lalu.

Pemerintah Kota Tangerang menilai pelaksanaanya tersebut belum optimal walau, sudah menekan percepatan laju penularan Covid-19.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengaku kalau penerapan PSBB di wilayahnya belum dapat disimpulkan berhasil.

"Belum, saya belum bisa menyimpulkan begitu (berhasil). justru kemungkinan rencana kita Rabu akan evaluasi," ucap Arief saat dihubungi, Selasa (28/4/2020).

Walau diklaim belum berhasil, Arief mengatakan PSBB cukup efektif dalam menekan laju pertumbuhan angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Menurut Arief, jumlah ODP, PDP, dan positif Covid-19 di Kota Tangerang memang terus bertambah akan tetapi jumlah pertambahannya berkurang sejak PSBB.

Maka dari itu, ia berencana akan mengusulkan ke Gubernur Banten, Wahidin Halim untuk menambah masa penerapan PSBB di wilayahnya.

"Makanya kami ingin perpanjang, angka yang stabil ini bisa turun ke bawah. Kalau bicara PSBB memutus rantai Covid, belum," ucap Arief.

"Kemungkinan nanti lapor ke Gubernur Banten dan koordinasi dengan Bu Airin dan Pak Zaki ya, karena tadi pak Gubernur nelfon diskusi mau laporan ke pak Presiden," sambung dia.

Sama dengan Arief, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar segera melakukan evaluasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), bersama Gubernur Banten Wahidin Halim.

Lantaran, pelaksanaan PSBB di Kabupaten Tangerang sudah sepekan lamanya yang dijadwalkan akan dilaksanakan selama 14 hari sampai 1 Juni 2020.

Dari evaluasi ditingkat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Zaki menyimpulkan sejumlah poin penting selama pelaksanaan PSBB tujuh hari terakhir.

Satu diantaranya adalah penambahan masa pelaksanaan PSBB seperti yang dilakukan DKI Jakarta.

Zaki menjelaskan, salah satu poin penting dalam evaluasi yang dilakukan, Pemkab Tangerang berencana memperpanjang pelaksanaan PSBB.

Hal itu mengacu pada DKI Jakarta yang juga sudah memperpanjang pelaksanaan PSBB sebelumnya.

"Biar efektif PSBB di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Kalau hanya sepotong-sepotong (PSBB) engga efektif juga," jelas Zaki di Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu (25/4/2020).
 

Perbanyak Doa Ini di 10 Hari Kedua Bulan Ramadan, Hari Penuh Ampunan

Pra Rekonstruksi, Pembunuh Wanita di Setu Pengarengan Depok Jalani 18 Adegan

Penyekatan Cegah Masyarakat Mudik, Polresta Tangerang Sekaligus Bagikan 200 Paket Sahur

Zaki mengatakan, rencana itu akan disampaikan langsung ke Wahidin Halim pada rapat evaluasi nanti, bersama dengan hasil kajian dan pemantauan yang dilakukan pihaknya.

"Poin penting lainnya, pertama imbauan kepada masyarakat memakai masker sudah 85 persen dan sudah diikuti semua. Kemudian tinggal nanti penegasan pembatasannya biar jangan banyak orang berkeliaran," papar Zaki.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved