Antisipasi Virus Corona di DKI

Anggota DPRD DKI Jakarta Kenneth Pertanyakan Paket Bansos Covid-19 Berbeda

Kent pun menegaskan, Pemprov DKI Jakarta agar tidak main-main dengan pendistribusian paket sembako untuk warga Jakarta ini.

ISTIMEWA
Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi D dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi D dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth mempertanyakan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta perihal harga paket bantuan sosial (Bansos), kepada warga yang terdampak langsung wabah Covid-19.

Pasalnya, pria yang kerap disapa Kent ini mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah menganggarkan paket sembako yang diberikan kepada warga setiap kepala keluarga (KK) seharga Rp 149.500.

Namun, fakta dilapangan tak sesuai dengan yang dianggarkan oleh Pemerintah DKI Jakarta.

"Saya mendapatkan laporan bahwa paket bansos Covid-19 berbeda-beda isinya. Paket tersebut seharusnya seharga Rp149.500,- tapi paket tersebut tidak sampai seharga yang sudah dianggarkan," kata Kent dalam keterangannya, Rabu (29/4/2020).

Dari hasil temuan di lapangan, Kent menemukan perbedaan packing paket sembako, ada yang dari kardus dan juga plastik yang di tempel stiker pemprov.

Hal tersebut pun membuat warga bertanya-tanya dengan bedanya paket bansos tersebut dan juga hingga saat ini masih banyak warga yang terdampak langsung wabah Covid-19 yang tidak mendapatkan paket tersebut secara merata.

Padahal mereka benar-benar menjadi korban dampak pandemi Covid-19 ini dan sangat mengharapkan bantuan paket bansos tersebut.

Seharusnya, kata Kent, Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan harus bisa merangkul seluruh warga yang menjadi korban terdampak langsung Pandemi Covid-19.

"Harusnya dalam kondisi seperti ini Pemprov DKI harus bisa sigap untuk menenangkan warga dengan memberikan penjelasan, dan informasi sejelas jelasnya dan transparan. Saat ini masih banyak juga warga yang tidak dapat paket bansos ini dan pendistribusiannya yang tumpang tindih, lantas bagaimana solusi untuk warga yang pulang kampung? Semua hanya wacana saja," tegas Kent.

Kent pun menegaskan, Pemprov DKI Jakarta agar tidak main-main dengan pendistribusian paket sembako untuk warga Jakarta ini.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved