Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Cerita Pemulung di GOR Tanah Abang Saat PSBB: Dijaring Saat Tidur di Gerobak

Sudah semalam, Rudi (34) dan Wulandari (22) menginap di Gelanggang Olahraga dan Remaja (GOR) Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Rudi (baju merah) dan Wulandari duduk di tempat tidur lipat masing-masing di GOR Tanah Abang usai dijaring petugas pada Rabu (29/4/2020). 

Selama bulan suci Ramadan, Rudi dan Wulandari mengharapkan derma kepada pengendara yang melintas di jalan.

Uluran tangan dari pengendara yang melintas bisa berupa sembako atau uang tunai.

Mereka pun mengaku tidur di jalanan lantaran tak sanggup membayar uang kontrakan sebesar Rp 400 ribu per bulan.

Suasana tempat yang dihuni para PMKS di GOR Tanah Abang pada Rabu (29/4/2020).
Suasana tempat yang dihuni para PMKS di GOR Tanah Abang pada Rabu (29/4/2020). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Anak mereka berusia satu tahun dititipkan di rumah orangtua Wulandari di Bogor selama mereka memulung.

Rudi dan Wulandari kini hanya terbaring di tempat tidur lipat (velbed). Mereka tak tahu pasti kapan akan dibebaskan.

"Enggak tahu deh berapa lama di sini, biasanya mah sehari doang," ungkap Rudi.

Meski Covid-19 tengah meresahkan warga dunia, ia tetap ingin keluar dari GOR Tanah Abang.

Menurutnya, kehidupan di luar lebih bebas.

Tidur di Dalam Gerobak

Suasana tempat yang dihuni para PMKS di GOR Tanah Abang pada Rabu (29/4/2020).
Suasana tempat yang dihuni para PMKS di GOR Tanah Abang pada Rabu (29/4/2020). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Rizki Perdana (31) ikut dijaring petugas saat sedang terlelap di dalam gerobak, di kawasan Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved