Dinyatakan Bersalah, Hakim Vonis Sopir Taksi Online Ari Darmawan 2 Tahun 6 Bulan Penjara

Majelis Hakim menilai Ari terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian terhadap korbannya bernama Suhartini.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Sopir taksi online Ari Darmawan menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menjatuhkan vonis terhadap terdakwa kasus pencurian dengan kekerasan, Ari Darmawan.

Pria yang berprofesi sebagai sopir taksi online itu divonis dua tahun enam bulan penjara.

Majelis Hakim menilai Ari terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian terhadap korbannya bernama Suhartini.

Sidang putusan ini digelar secara online, di mana terdakwa mengikuti jalannya persidangan dari Rutan Cipinang, Jakarta Timur.

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana didakwa Jaksa Penuntut Umum," kata Ketua Majelis Hakim Achmad Guntur saat membacakan putusannya, Kamis (30/4/2020).

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan penjara selama dua tahun enam bulan, dikurangi masa penahanan terdakwa," tambahnya.

Ari sebelumnya diduga menjadi korban salah tangkap pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan.

Peristiwa itu terjadi pada 4 September 2019 ketika Ari menerima pesanan dari Suhartini.

Saat itu, Suhartini meminta Ari menjemputnya di Kemang Venue untuk diantar menuju Damai Raya, Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan.

Ari pun meresponnya dengan menghubungi Suhartini melalui sambungan telepon.

Namun, Ari tidak mendapat jawaban, hingga akhirnya tidak jadi menjemput calon pelanggannya.

Keesokan harinya, Ari ditangkap pihak kepolisian atas tuduhan pencurian dengan kekerasan.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved