Kisah Pasangan Suami Istri Muda di GOR Pasar Minggu: Terpaksa Mengamen Usai di-PHK

Perempuan asal Margasari, Tegal, Jawa Tengah, tersebut bersama suaminya, Muhammad Iqbal (28) dibawa Petugas Satpol PP

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Any dan Iqbal saat hendak menghubungi Ifan, saudaranya untuk minta dijemput pada Kamis (30/4/2020). 

Karena hari sudah sore, Ifan baru bisa datang besok siang. Any dan Iqbal diminta sabar untuk sementara waktu bermalam di GOR Pasar Minggu.

Staf Rehabilitasi Sosial Sudin Jakarta Selatan, Mohamad Hafid yang saat itu menjadi penanggung jawab penampungan di Gor Pasar Minggu, mengatakan, sejak Selasa (28/4/2020) hingga sore hari Kamis (30/4/2020), terhitung sebanyak 26 PMKS terjaring operasi penangkapan.

Namun, sebagian PMKS telah pulang usai dijemput saudara maupun kerabat dekatnya.

Hafid melanjutkan dari 26 PMKS yang terjaring tidak ada yang berasal dari warga DKI. Mereka merupakan pendatang.

Di Bulan Suci Ramadan, terang Hafid, kerapkali dijadikan oleh para PMKS tersebut untuk meminta belas kasih masyarakat di jalan.

"Karena memanfaatkan momentum Ramadan. Seperti tadi ada kuli modus. Dalam artian, Dia datang bawa pacul, duduk di pinggir jalan sehingga memberi rasa iba kepada masyarakat. Nanti mereka akan dikasih," pungkasnya.

Namun, dari 26 PMKS yang terjaring operasi, ia menambahkan ada dua (Any dan Iqbal) yang di-PHK akibat terdampak Covid-19 sehingga mereka terlantar.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved