Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Pemkot Tangerang Larang Warga Adakan SOTR dan Bangunkan Sahur Berkelompok

Untuk menghentikan penyebaran pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang larang warganya melakukan aktivitas membangunkan sahur berkelompok.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Suharno
Istimewa/dokumentasi Pemkot Tangerang
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat melaksanakan konferensi pers secara digital kepada wartawan soal pembahasan PSBB, Senin (13/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Untuk menghentikan penyebaran pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melarang warganya melakukan aktivitas membangunkan sahur secara berkelompok.

Pemkot Tangerang juga melarang warganya untuk melakukan Sahur On The Road (SOTR).

Larangan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Nomor 451/1309-Bag-Kesra/ 2020 Tentang Larangan Membangunkan Sahur Secara Berkelompok dan Melakukan SOTR.

Dalam surat tersebut, tertuang enam dasar ditetapkannya surat edaran itu, yang berkaitan dengan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Garuda Indonesia Terbang dari Soekarno-Hatta Angkut Penumpang, Ini Penjelasan Otoritas Bandara

Satu diantaranya poin enam disebutkan dasar edaran dari Keputusan Wali Kota Tangerang Nomor 443/ Kep.318-Bag.Huk/2020 tentang pemberlakuan PSBB guna menangani Covid-19.

"Sehubungan dengan hal tersebut di atas, kami melarang; a. membangunkan sahur secara berkelompok, melakukan SOTR," tegas surat tersebut.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, menegaskan, surat edaran larangan tersebut semata-mata untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Tangerang.

Sebab angka pertumbuhannya tetap naik walau sudah diberlakukan PSBB selama sepekan.

"Larangan mulai berlaku dari ditetapkannya edaran tersebut, sampai dengan pencabutan status tanggap darurat Covid-19 oleh pemerintah," kata Arief, Rabu (29/4/2020).

Sopir Taksi Online Diduga Korban Salah Tangkap Jalani Sidang Putusan Hari Ini di PN Jakarta Selatan

Arief mengaku, kalau pihaknya terus mensosialisasikan PSBB kepada masyarakat meski di tengah bulan suci Ramadan 1441 Hijriah.

"Saya imbau masyarakat agar beraktivitas, tarawih dan ibadah di rumah. Kami berharap, Bulan Ramadan ini tak mengurangi aktivitas serta amalan positif dan produktif meski hanya di rumah," pungkas Arief.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved