Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Penghasilan Cuma Rp 15 Ribu Perhari, Asmat Dibantu Anak Penuhi Kebutuhan Selama Pandemi Covid-19

Berjualan ikan keliling menjadi pilihannya dan Asmat menyebut usaha ini tidak pernah mati.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Asmat, penjual ikan keliling saat ditemui di sekitaran Jatisampurna, Kota Bekasi, Kamis (30/4/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATISAMPURNA - Pendapatan bersih hanya Rp 15 ribu perhari sejak wabah Covid-19, Asmat (52) bergantung hidup pada anaknya.

Pada prinsipnya, Asmat warga Jatiranggon, Kota Bekasi enggan untuk berpangku hidup pada anaknya.

Sebisa mungkin dan sesenja mungkin, ia masih ingin mencari nafkah sendiri untuk istrinya.

"Saya rasa tiap orang tua pasti berpikirnya sama. Kita enggak pengin nyusahin anak. Selama masih kuat, masih sanggup pasti maunya cari uang sendiri. Tapi kalau situasi dan keadaannya seperti ini, kita harus apa?," ceritanya kepada TribunJakarta.com, Kamis (30/4/2020).

Sedari dulu, Asmat bekerja sebagai penjual ikan keliling di Kota Bekasi.

Dari ke-5 anaknya masih kecil hingga sudah dewasa, dan dua diantaranya sudah menikah, ia masih setia pada pekerjaannya.

Berjualan ikan keliling menjadi pilihannya dan Asmat menyebut usaha ini tidak pernah mati.

Sebab dalam satu hari pasti banyak anak-anak maupun orang dewasa yang membeli ikannya.

Namun, semenjak pandemi Covid-19, pendapatannya menurun perlahan.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved