Momentum Hardiknas, Debby Kurniawan: Ingat Pesan Ki Hajar Dewantara

dengan memiliki akar model pendidikan yang mandiri, Indonesia tidak lagi menjadi follower sistem pendidikan dari bangsa lain.

ISTIMEWA/Dokumentasi pribadi
Anggota Komisi X DPR RI Debby Kurniawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Debby Kurniawan berharap momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi momentum Indonesia sebagai trend setter (pusat perhatian).

Menurutnya, dengan memiliki akar model pendidikan yang mandiri, Indonesia tidak lagi menjadi follower sistem pendidikan dari bangsa lain.

Politisi Partai Demokrat ini mengingatkan kembali ajakan Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara dengan: Ing Ngarso Sung Tulodo (di depan menjadi teladan guru dan komandan) dan Ing Madyo Mangun Karso (di tengah menggerakkan sebagai inspirator) Tut Wuri Handayani (dibelakang menjadi supporting aktif).

"Dari tiga sesanti (visi) luhur di atas harus dimiliki oleh setiap pribadi para penentu kebijakan program pendidikan nasional di Indonesia. Mulai dari pimpinan negara, lembaga tinggi negara, hingga para pejabat dibawahnya hingga level RT/ RW," kata Debby dalam keterangan yang diterima, Sabtu (2/5/2020).

Mengutip pernyataan Gus Adhim Pengasuh Pondok Pesantren SPMAA OKU Selatan Sumsel, kata Debby, ada istilah Trias Akademika yakni rumah, sekolah dan pemerintah.

Rumah, di sini orangtua memiliki peran sebagai guru, sementara sekolah memiliki peran sebagai penguji mutu pendidikan dan pemerintah berperan sebagai fasilitator penyedia sarana pendidikan dan alat uji tidak baku.

"Di tengah pandemi Covid-19 ini bisa diujikan. Peran orangtua sebagai guru di rumah harus inovasi, guru sebagai konsultan di bidang pedagogik sekaligus peran monitoring pembelajaran. Dan tugas pemerintah menyediakan fasilitasi kebutuhan keluarga," ujarnya.

Debby mengingatkan, agar pemerintah bekerja secara konkret dan tidak berbohong kepada rakyat.

Jangan ada lagi pernyataan-pernyataan yang tidak sesuai fakta di lapangan.

Karena, kejujuran adalah mutlak sebagai kata kunci pointers atau penentu pada program pendidikan nasional.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved