Antisipasi Virus Corona di DKI
96 Persen Warga Jakarta yang Ikuti Rapid Test Negatif Covid-19
Sebanyak 80.192 orang telah mengikuti rapid test atau tes massal Covid-19 di DKI Jakarta.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sebanyak 80.192 orang telah mengikuti rapid test atau tes massal Covid-19 di DKI Jakarta.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, rapid test dilalukan di 6 kota/kabupaten administrasi di ibu kota.
Selain itu, tes massal ini juga dilakukan di Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP) yang ada di Balai Kota DKI Jakarta.
"Sampai saat ini rapid test terus berlangsung, total sebanyak 80.192 orang telah menjalani rapid test," ucapnya, Senin (4/5/2020).
Dari jumlah tersebut, 3.056 dinyatakan positif dan 77.136 orang lainnya negatif Covid-19.
"Persentase positif Covid-19 sebesar 4 persen," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta.
Dengan angka tersebut, berarti sebagian besar atau 96 persen peserta rapid test dinyatakan terbebas dari virus asal Wuhan, Tiongkok itu.
Sedangkan, bagi pasien yang terindikasi positif berdasarkan rapid test ini langsung dirujuk ke sejumlah rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan secara lebih detail menggunakan test Swab.
Rapid test sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran wabah virus corona.
Namun, usaha ini tak akan efektif bila tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk mematurhi aturan dan menjalankan imbauan dari Pemprov DKI.
Terlebih, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta diperpanjang hingga 22 Mei mendatang.
"Upaya dan langkah-langkah memutus rantai penyebaran COVID-19 ini perlu dilakukan bersama oleh seluruh komponen masyarakat," kata Widyastuti.
4.472 Orang Positif Covid-19 di Jakarta
Sebanyak 4.472 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona (SARS-CoV-2) penyebab Covid-19 di DKI Jakarta.
Angka ini meningkat 55 kasus dibandingkan sehari sebelumnya atau Minggu (3/5/2020).
"Perkembangan terkini hingga 4 Mei 2020, total 4.472 orang kasus positif," ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti, Senin (4/5/2020).
Dari jumlah tersebut, persentase pasien sembuh mencapai 14,5 persen.
Angka ini lebih tinggi dibandingkan jumlah pasien meninggal yang berada di kisaran 9,2 persen.
"Sebanyak 650 orang dinyatakan sembuh dan jumlah pasien meninggal ada 412," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta.
Kemudian, jumlah pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit mencapai 2.080 pasien dan 1.330 orang lainnya melakukan karantina mandiri.
• 211 ABK WNI Kapal Pesiar Valor dan Freedom Tiba di RSD Wisma Atlet Kemayoran, Begini Kondisinya
• Truk Kontainer Terguling, Jalan S Parman Jakarta Barat Sempat Macet Panjang
"Lalu, sebanyak 1.770 orang masih menunggu hasil laboratorium," kata Widyastuti.
Sedangkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih menjalani perawatan sebanyak 1.015 pasien.
"Untuk orang dalam pemantauan (ODP) saat ini ada 225 yang masih dipantau," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/proses-rapid-test-di-tempat-karantina-hasil-penjangkauan-pmks.jpg)