Camat Johar Baru Prihatin Masih Terjadi Tawuran saat Bulan Ramadan

Selama Ramadan 2020, tawuran antarwarga di wilayah kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, masih terjadi

WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Foto ilustrasi/Sejumlah pelajar kembali terlibat tawuran di Jalan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (3/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, JOHAR BARU - Selama Ramadan 2020, tawuran antarwarga di wilayah kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, masih terjadi.

Demikian dikatakan Camat Johar Baru, Nurhelmy Fitriyani, saat dihubungi, Senin (4/5/2020).

"Tawuran ada deh, baru sekali doang (selama Ramadan)," kata Helmy, sapaannya.

Dia mengatakan prihatin lantaran selama Ramadan masih saja ada oknum yang melakukan tawuran.

Padahal, masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pun masih diterapkan guna memerangi virus corona Covid-19.

"Sangat prihatin dengan keadaan seperti itu. Apalagi ini kan PSBB, kami juga sudah bekerja sama dengan tiga pilar (TNI-Polri dan Satpol PP)," jelas Helmy.

"Tapi masih saja ada oknum yang bandel," sambungnya.

Kini, kata Helmy, para pelaku tawuran telah diamankan Polsek Johar Baru.

"Nah, mereka semua itu sudah ditangkap Polsek Johar Baru. (Pelaku) ada banyak sih," ucap Helmy.

Delapan Perawat RSUD Depok Mundur di Tengah Pandemi, Status Kepegawaian Jadi Alasannya

Agar tawuran tak terjadi lagi, sambungnya, kecamatan Johar Baru terus menjalin kerja sama dengan TNI-Polri dan Satpol PP.

Begitu juga dengan tokoh masyarakat agar wilayah Johar Baru aman.

"Kami kerja sama terus dengan tiga pilar. Sebisa mungkin gunakan PSBB sebaik-baiknya agar Covid-19 cepat selesai," tutur Helmy.

Saat TribunJakarta.com mengkonfirmasi hal ini kepada Kapolsek Johar Baru, Kompol Supriadi, belum ada jawaban.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved