Breaking News:

Wanita Korban Jambret Terlindas Mobil

Jambret di Tambora Acungkan Celurit ke Warga Usai Buat Pemotor Wanita Kecelakaan hingga Tewas

Muthia dan kedua pelaku sama-sama terjatuh, satu pelaku yang dibonceng pun sempat tertangkap pegawai kedai kopi.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Dokumentasi Polres Metro Jakarta Barat
Kedua penjambret saat memepet motor korbannya di di Jalan Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat terekam CCTV. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Aksi dua pelaku jambret di Jalan Roa Malaka, Kecamatan Tambora pada Senin (27/4/2020) lalu menyebabkan Muthia Nabila (22) tewas.

Paman Muthia, Amirudin Hakim (28) mengatakan keponakannya itu sempat mendahului motor Honda Beat warna putih yang digunakan pelaku saat beraksi.

Informasi ini didapat dari satu pegawai kedai kopi yang ada di lokasi kejadian dan ditetapkan jadi saksi oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.

"Ada saksi yang melihat, jadi pas kejadian Muthia sudah mendahului motor pelaku. Tapi sama pelaku ditabrak dari belakang," kata Amirudin di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2020).

Saat bertabrakan Muthia dan kedua pelaku sama-sama terjatuh, satu pelaku yang dibonceng pun sempat tertangkap pegawai kedai kopi.

Namun pelaku yang mengemudikan motor dan mengenakan jaket ojek online menyerang pegawai kedai kopi menggunakan celurit.

"Pas ditangkap, pelaku yang dibonceng nyoba mukul pegawai kedai kopi, tapi meleset. Enggak lama pelaku yang pakai jaket Ojol ngancam pakai celurit biar temannya dilepas," ujarnya.

Masih merujuk keterangan kedai kopi yang jadi saksi, Amirudin menuturkan usai mengacungkan celurit kedua pelaku berhasil kabur.

Nahas nasib berbeda dialami Muthia, sebelum bangkit karena jatuh ditabrak pelaku, sebuah mobil dari Jalan Roa Malaka melaju lalu menabrak Muthiam.

"Pelakunya berhasil kabur, coba dikejar sama warga tapi enggak dapat. Memang pas awal kejadian belum terlalu ramai warga, masih sepi," tuturnya.

Sementara merujuk informasi keterangan penyidik Satreskrim Polrestro Jakarta Barat, Amirudin menuturkan pelaku yang mengacungkan celurit masih buron.

Namun satu pelaku lain yang dibonceng dan mencoba memukul pegawai kedai kopi sudah diringkus beberapa hari lalu.

"Besok saya diminta datang ke Polsek dan bawa dus handphone Muthia. Infonya pelaku ditangkap pas sudah menjual handphone keponakan saya," lanjut Amirudin. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved