Breaking News:

Ramadan 2020

Pemprov DKI Jakarta Fokus Cegat Pemudik Balik ke Jakarta Setelah Lebaran di 2 Titik Tol Ini

Pemprov DKI Jakarta masih terus menggodok aturan pembatasan bagi pemudik yang akan kembali ke ibu kota setelah lebaran 2020.

TRIBUNJAKARTA.COM/LEO PERMANA
Ilustrasi: Sejumlah pemudik yang tiba di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (11/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta masih terus menggodok aturan pembatasan bagi pemudik yang akan kembali ke ibu kota setelah lebaran 2020.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo pun menyebut, pihaknya kini terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait regulasi ini.

Sebab, regulasi yang bakal dikeluarkan ini pengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25/2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Lebaran Dalam Rangka Pencegahan Covid-19.

"Kamu sedang siapkan (peraturannya), di level DKI sudah pembahasan dan yang Kemenhub sedang difokuskan," ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (5/4/2020).

Nantinya, penyekatan kendaraan sendiri bakal difokuskan di dua titik ruas tol, yaitu di Tol Cikarang Barat dan Tol Bitung.

Hal ini disampaikan Syafrin dalam pemaparannya saat rapat bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta pada Senin (4/5/2020) lalu.

"Jadi setelah Idul Fitri, kalau ada yang dari luar mau masuk ke Jakarta akan kami cegat di dua titik, yaitu di Tol Cikarang Barat dan Bitung," ujarnya di depan para anggota dewan.

Kemudian, petugas yang berjaga di dua titik tersebut bakal mengecek surat izin perjalanan yang menjadi syarat untuk bisa masuk Jakarta.

Bila tak memilikinya, pengendara dilarang melanjutkan perjalanan menuju Jakarta dan akan diminta putar balik.

Inilah Update Harga iPhone Mei 2020: iPhone SE Generasi Ke-2 Rp 6,3 juta, Berapa iPhone 7 Plus?

Pemkab Bogor Terima Bantuan 2.000 Masker dari Tribunnews & Cardinal, Bupati Ade Yasin: Terima Kasih

Selain di dua jalan tol, Dishub DKI juga bakal menyiapkan 11 titik penyekatan lainnya di sekitar perbatasan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodebek), muali dari wilayah Kamal, Kalideres, Jalan Raya Bagor, Kalimalang, hingga Cakung.

"Kami akan cek, jika tidak memiliki surat mereka diminta memutar. Jadi, warga yang sudah terlanjur keluar Jakarta dan tidak sesuai dengan protokol kesehatan maka akan kami persulit masuk," kata Syafrin.

Anak buah Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan pun berharap, kebijakan yang nantinya bakal diterapkan ini mampu mencegah penyebaran Covid-19.

"Dengan pola ini otomatis orang dari luar bisa kami cegat. Harapannya dengan pola ini, Jakartabyang saat ini angka positif Covid-19 melambat, bisa segera bersih dari virus Covid," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved