Breaking News:

Wanita Korban Jambret Terlindas Mobil

Polisi Olah TKP di Lokasi Penjambretan Roa Malaka

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tak tertolong karena alami luka parah di kepala

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Dok Polres Jakarta Barat
Polisi olah TKP di lokasi penjambretan yang berujung tewasnya korban karena kecelakaan di Jalan Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Polisi tadi malam olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penjambretan yang berujung tewasnya korban karena kecelakaan di Jalan Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat.

Olah TKP dilakukan mulai dari lokasi korban dijambret hingga terjadinya kecelakaan yang menewaskan korban yang berjarak sekira 350 meter.

"Semalam kami sudah olah TKP di lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP ini, kami masih dalami, termasuk mengumpulkan alat bukti yang cukup," kata Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Dimitri Mahendra kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).

Diberitakan sebelumnya, pemotor wanita bernama Muthia Nabila (23) tewas tertabrak mobil usai dijambret di Jalan Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020) pagi sekira Pukul 10.15 WIB.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tak tertolong karena alami luka parah di kepala.

Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku berjumlah dua orang yang berboncengan sepeda motor.

Untuk pelaku yang mengendarai motor mengenakan jaket ojek online.

Sementara itu, menurut suara dari salah satu warga yang merekam proses evakuasi korban, pelaku mengenakan atribut ojek online dan membawa celurit 

Adapun saat peristiwa penjambretan berdasarkan rekaman CCTV terjadi Pukul 10.15 WIB.

Kendati lalu lintas tak begitu sepi dan masih ada mobil yang berjalan di sebelahnya, kedua pelaku tetap nekat menjalankan aksinya.

Pelaku yang dibonceng terlihat merampas sesuatu dari badan korban.

Terlihat juga ada sesuatu barang yang dari motor korban yang terjatuh ke jalan.

Pertama Kali Tes Swab, Penumpang KRL di Bekasi Mengaku Geli dan Sakit

Soal Kecelakan Mobil di Bundaran HI, Ini Kronologi Versi Polisi

Didi Kempot Tak Punya Riwayat Sakit, Sang Kakak: Saya Prediksi Kecapekan

Potongan CCTV itu memang tidak merekam saat korban oleng hingga alami kecelakaan yang menyebabkan dia tewas.

"Saat kecelakaannya enggak terekam karena lokasinya sekitar 350 meter dari kejadian korban dijambret," kata Dimitri.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved