Breaking News:

Sampah di Jakarta Selatan Sebelum PSBB Capai 1.600 Ton Per Hari, Kini Turun Jadi 1.300 Ton

Volume sampah di Jakarta Selatan mengalami penurunan sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Istimewa/Dokumentasi Pemkab Kepulauan Seribu
Ilustrasi petugas kebersihan Kepulauan Seribu memindahkan sampah dari gerobak motor ke kapal sampah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Volume sampah di Jakarta Selatan mengalami penurunan sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan M Amin mengatakan, volume sampah di wilayahnya mencapai 1.600 ton per hari sebelum ada PSBB.

"Bulan April kemarin ada penurunan 300 ton. Sampah kita kan 1.600 ton per harinya, sekarang bisa turun sampai 1.300 ton," ujar Amin saat dihubungi, Rabu (6/5/2020).

Ia menjelaskan, penurunan jumlah sampah di Jakarta Selatan terlihat saat ditimbang di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.

PMI DKI Distribusikan 750 Paket Sembako untuk Warga Pegangsaan Dua Jakarta Utara

Covid-19 Hambat Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Pajak DKI Diprediksi Turun 50 Persen

"Kalau sampahnya berkurang, armada yang kita kirim ke Bantargebang juga ikut berkurang," jelas dia.

Menurut Amin, penurunan volume sampah disebabkan karena berkurangnya aktivitas masyarakat di luar rumah.

PSBB di DKI Jakarta sudah diterapkan sejak 10 April 2020, dan telah diperpanjang hingga 22 Mei 2020.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved