Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Dampak Pandemi Covid-19, Pendapatan Nelayan di Muara Angke Turun: Nggak Ada Pembeli

Meskipun hasil tangkapan dari laut masih normal, pembeli hasil tangkapan mereka cenderung menurun selama pandemi.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Nelayan di Muara Angke, RW 022 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (7/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Pandemi Covid-19 berdampak kepada pendapatan nelayan di Muara Angke, RW 022 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Meskipun hasil tangkapan dari laut masih normal, pembeli hasil tangkapan mereka cenderung menurun selama pandemi.

"Dampaknya kan nelayan otomatis kami mencari ikan tapi nggak ada pembeli," kata Suryadi (40), nelayan sekaligus Ketua RT 06/RW 022 Pluit, Kamis (7/5/2020).

Dampak pandemi Covid-19 ini dirasakan lebih kurang 100 nelayan yang tinggal di permukiman tersebut.

Penurunan pendapatan ini sudah terjadi selama lebih kurang dua bulan terakhir.

"Ini sudah dua bulan. Jadi ya melaut mah melaut. Tapi kan nggak ada pembeli ya buat apa, yang ekonomi terbelakang nggak nutup," kata Suryadi.

Ratusan nelayan tradisional yang kebanyakan pencari ikan, kerang, dan cumi itu lantas memilih tetap melaut di tengah cuaca yang cukup bersahabat.

Mereka melaut sambil berharap pembeli kembali datang dan ekonomi kembali normal.

"Jadi ya selama ini untuk keluarganya mengandalkan bantuan aja, kayak sembako gitu," kata Suryadi.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved