Breaking News:

Marak Kejahatan Modus Pecah Kaca Mobil, Begini Tips Mudah Mengindarinya

Kriminal jalanan marak modus kejahatan pecah kaca yang meresahkan pengguna roda empat.

TRIBUNNEWS.COM
Pecah kaca mobil 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kriminal jalanan marak modus pecah kaca mobil yang meresahkan pengguna roda empat.

Alhasil pengguna mobil harus esktra waspada dengan kejahatan modus pecah kaca mobil, baik saat parkir di mal dan di tempat terbuka lainnya.

Sehingga muncul beragam anggapan, sejak modus pencurian pecah kaca mobil ini marak di kalangan masyarakat.

 

Yaitu, ketika parkir kaca samping dibuka sedikit (1 cm) agar sirkulasi udara dan kaca jadi tidak mudah dipecahkan oleh pecahan busi.

Lantas, apakah cara seperti itu bisa dilakukan?

Head Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriadi, menyatakan, cara tersebut memang bisa mengurangi risiko pencurian.

“Memang bisa mengurangi resiko pencurian, namun bukan menghindari. Karena dengan turunnya sedikit kaca, maka ruangan dalam tidak kedap"

Ssehingga dibutuhkan tenaga yang lebih besar untuk pecahkan kaca mobil,” ujar Bambang kepada Kompas.com, Rabu (06/05/2020).

Selain itu, Bambang menambahkan, tergantung juga seberapa kencang dan tajam benda yang digunakan oleh pencurinya.

Oleh sebab itu, Bambang menyarankan pemilik mobil sebaiknya melakukan beberapa tindakan pencegahan agar tidak terjadi hal tersebut.

“Preventifnya bisa dengan memasang kaca film, dan memastikan tempat parkirnya di tempat yang aman atau ada penjaganya"

Ilustrasi pencurian mobil di pinggir jalan(Twitter.com/@tirta_hudhi)

"Selain itu, jangan lupa untuk selalu membawa barang-barang berharga saat keluar mobil, meskipun hanya sebentar,” kata Bambang.

Kaca Mobil Gelap Efektif Tangkal Kejahatan

Maraknya tingkat kejahatan yang terjadi dijalan saat ini menuntut para pengemudi mobil untuk lebih berhati-hati.

Seperti kejadian yang belakangan ini marak di sosial media, seorang pengemudi mendapati kaca mobil yang dipecah oleh maling.

Hasil pandangan dari kabin pada mobil menggunakan kaca film Infinity Black Optic. (ist)

Sehingga kehilangan barang-barang berharga yang ada dalam mobil.

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisir kejadian tersebut, salah satu caranya adalah dengan menggunakan kaca mobil yang gelap.

Presiden Direktur Makko Group, Christopher Sebastian, mengatakan,penggunaan kaca mobil yang gelap memang bisa meminimalisir tingkat kejahatan, karena minimnya visibilitas dari luar kendaraan.

Namun perlu diperhatiakan, kegelapan kaca mobil berada di batas maksimal 80 persen.

Kaca film khusus untuk Mitsubishi Expander disiapkan Makko Group dengan paket harga khusus.(Makko Group)

“Untuk kaca depan penggunaan kaca film dianjurkan dengan kegelapan 20 persen atau maksimal 40 persen"

"Untuk kaca samping dan belakang dianjurkan dengan kegelapan 60 persen dan maksimal 80 persen"

"Secara spesifik semua aturan mengenai penggunaan kaca pada mobil sudah tertuang dalam keputusan Menteri Perhubungan Nomer KM.439/U/Phb-76,” ujar Christopher kepada Kompas.com.

Cara lain yang digunakan pengemudi dalam menghindari kejahatan adalah memasang kaca film double luar dan dalam.

Tapi menurut Christopher, hal itu akan membuat kaca film bergelembung karena lem yang merekat tidak sempurna.

Christopher juga menjelaskan memasang kaca film anti-begal masih relavan selama tingkat ketebalannya tidak berlebihan.

“ Kaca film anti begal juga masih relavan untuk dipasang, asal tingkat ketebalan kacanya film disesuaikan"

"Supaya ketebalan kaca filmnya tidak membuat motor power window mobil menjadi rusak,” kata Christopher.

Dr Tirta Jadi Korban Pencurian Modus Kaca

Sebuah peristiwa pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil terjadi di kawasan Jalan Artowijoyo, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin, 4 Mei 2020 sekitar jam 19.00 WIB.

Diketahui insiden pencurian itu menimpa mobil jenis BMW E60 milik Dokter Tirta yang sedang rehat sejenak untuk menyantap makanan di Restoran The Crabbys yang berada di kawasan tersebut.

Ari selaku karyawan dari Restoran The Crabbys mengatakan peristiwa pencurian terjadi ketika Tirta bersama temannya sedang menyantap makanan yang dipesan pada tempat ia bekerja. 

Menurutnya, suasana disekitar kawasan saat itu sedang tak terlalu ramai oleh aktifitas kendaraan dan warga sekitar dikarenakan sehabis waktu berbuka puasa.

Usai menyantap makanan tersebut, Tirta bersama temannya tersebut langsung menuju mobil yang diparkir di pinggir jalan dekat restoran.

Tak disangka, Tirta bersama temannya lantas menemukan kondisi kaca mobil belakang tempat duduk penumpang telah hancur berkeping-keping.

"Iya belum tahu. Jadi pas sudah selesai makan, sudah mau pulang baru ketahuan sama beliau (Tirta)," kata Ari saat ditemui dilokasi, Tangsel, Selasa (5/5/2020).

Kesaksian yang sama turut dilontarkan oleh Ajis selaku karyawan dari rumah makan Pecel Lele Nasi Uduk A'EL yang berada tepat di seberang lokasi terparkirnya mobil Tirta. 

Ajis mengatakan bila peristiwa itu terjadi usai waktu berbuka puasa. Hingga kondisi jalan terhitung sepi dari keramaian. 

Tak lama adanya insiden tersebut lantas mengundang keramaian warga untuk sekedar melihat peristiwa pencurian itu.

Adapun dari keterabgan para saksi mengakui bila para pelaku berhasil menggondol barang milik korban yang diletakkan di dalam mobil.

"Katanya laptop sama dokumen. Warga langsung ramai sih, kalau polisi belum ada yang datang," jelas Ajis dikesempatan yang sama.

Sementar itu, kasus pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil telah ditangani pihak Polda Metro Jaya usai korban melaporkan kejadian. (Kompas.com/M23/Wartakotalive.com)

Kompilasi artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trik Mudah Hindari Modus Pencurian Pecah Kaca Mobil", dan "Kaca Mobil Gelap Efektif Tangkal Kejahatan"

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved