Antisipasi Virus Corona di DKI

Bela Gubernur Anies Baswedan Soal Bansos, Gerindra Tuding Sri Mulyani Tebar Hoaks

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik menuding Menteri Keuangan Sri Mulyani menebar kebohongan atau hoaks.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra Mohammad Taufik saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik menuding Menteri Keuangan Sri Mulyani menebar kebohongan atau hoaks.

Hal ini disampaikan Taufik menanggapi pernyataan Menkeu yang menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat tangan soal dana penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi 1,2 juta warga miskin dan rentan miskin terdampak Covid-19.

"Saya membantah keras pernyataan Sri Mulyani tersebut, pernyataan Sri Mulyani ini 100 persen tidak sesuai fakta alias hoaks," ucapnya, Jumat (8/5/2020).

Dijelaskan Taufik, Pemprov DKI Jakarta telah menganggarkan dana Rp 700 miliar untuk menyaluran bansos.

"Kalau dikatakan Gubernur Anies lepas tanggung jawab, di mana letak lepas tanggung jawabny?," ujarnya bertanya-tanya.

Politisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini pun menyebut, pemerintah pusat seharusnya berterimakasih kepada Anies.

Sebab, Anies dinilainya lebih sigap dan tanggap dalam penanganan Covid-19 ini dibandingkan pemerintah pusat.

"Mestinya pemerintah pusat menyatakan terima kasih kepada kepala daerah yang sigap dan tanggap menangani pandemi Covid-19 di daerah dengan baik," ujarnya.

Terlebih, Pemprov DKI lebih dulu memberikan bansos ketimbang pemerintah pusat.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved