Breaking News:

Selama 2 Bulan, Bandara Soekarno-Hatta Kedatangan 15 Ribu Imigran Asal Indonesia dari Luar Negeri

Selama kurun waktu dua bulan, Bandara Soekarno-Hatta sudah kedatangan belasan ribu WNI melalui penerbangan repatriasi.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Warta Kota/Andika Panduwinata
Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang mulai ramai penumpang. Ditemukan 11 penumpang Bandara Soetta positif virus corona atau Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Selama kurun waktu dua bulan, Bandara Soekarno-Hatta sudah kedatangan belasan ribu Warga Negara Indonesia (WNI) melalui penerbangan repatriasi.

Dari data yang didapatkan, sejak 2 Maret hingga 9 Mei 2020 sudah ada sekira 15 ribu WNI yang dipulangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta menggunakan penerbangan repatriasi.

Penerbangan repatriasi sendiri merupakan penerbangan charter atau khusus untuk memulangkan imigran WNI yang bekerja di luar negeri.

Senior Manager Branch Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Febri Toga menuturkan, pihaknya siaga 24 jam untuk menyambut WNI dalam penerbangan repatriasi kembali ke Tanah Air.

"Seluruh prosedur dijalankan termasuk physical distancing di area kedatangan dalam menyambut WNI yang tiba di dalam penerbangan repatriasi. Beberapa penerbangan tiba bersamaan dengan jumlah penumpang cukup banyak," papar Febri, Sabtu (9/5/2020).

"Seperti misalnya pada 7 Mei 2020, di mana 400 penumpang mendarat bersamaan dan kami tetap mengawal agar prosedur tetap dijalankan," tambah dia.

Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan di Bandara Soekarno-Hatta berkoordinasi intensif dan berkomitmen dalam menjalankan prosedur.

Seperti pemantauan keberangkatan dan kedatangan penumpang pesawat di tengah pandemi Covid-19.

Kemenhub Keluarkan Surat Izin Operasional, Terminal Tanjung Priok Masih Kosong dari Bus AKAP

Suami Menduga Istri Selingkuh, Terlibat Cekcok Hingga Akhirnya Ditemukan Gantung Diri

Satu diantara beberapa prosedur yang dijalankan adalah pemeriksaan rapid test oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) terhadap penumpang di dalam penerbangan repatriasi WNI yang baru mendarat di Soekarno-Hatta.

"Ketika mendarat di Soekarno-Hatta, penumpang pesawat di dalam penerbangan repatriasi diwajibkan antara lain mengisi kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC)," terang Febri.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved