Suami dan PNS di NTT Saling Lapor Polisi Ngaku Teraniaya, Pemicunya SMS 'Sayang Besok Ketemu'

SMS berisi kalimat sayang besok ketemu, menjadi pemicu dua pria di Nusa Tenggara Timur terlibat perselisihan.

Editor: Siti Nawiroh
TribunKaltim
Ilustrasi Penganiayaan 

TRIBUNJAKARTA.COM -- SMS berisi kalimat sayang besok ketemu, menjadi pemicu dua pria di Nusa Tenggara Timur terlibat perselisihan.

Bahkan dua pria tersebut sampai saling lapor polisi karena mengaku dianiaya oleh satu sama lain.

Pria berinisial YN (43) warga Kelurahan Bulangga, Kabupaten Rote Ndao, NTT tak terima saat membaca pesan singkat di handphone istrinya.

Pesan tersebut dikirim oleh aparatur sipil negara ( ASN ) berinisial RF (42).

RF bertugas sebagai ASN di Kecamatan Rote Barat Laut.

YN naik pitam saat membaca pesan sayang besok ketemu di handphone istri.

Dengan emosi yang meledak-ledak, YN langsung mencari RF.

YN mencari RF di kantornya.

Ketika YN dan RF terjadi keributan dan perkelahian.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Rote Ndao Aipda Anam Nurcahyo mengatkan baik YN dan RF sama-sama membuat laporan polisi.

"Keduanya saling lapor ke polisi setelah terlibat perkelahian. Penyebabnya karena isi SMS ke istrinya YN yang dikirim oleh RF," kata Aipda Anam dikutip dari Kompas.com.

Aipda Anam mengatakan, berdasar keterangan YN, kejadian itu berawal ketika YN membaca pesan dari RF di rumahnya.

"SMS itu dikirim dari Saudara RF dengan tulisan, 'Sayang besok ketemu'," kata Anam.

Anam melanjutkan, YN langsung menuju kantor Camat Rote Barat Laut mencari RF.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved