Breaking News:

Konvoi Bawa Senjata Tajam, Dua Pemuda di Bekasi Diringkus Polisi Diduga Hendak Tawuran

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko mengatakan, dua orang pemuda yang berhasil diringkus berinisial MR (20) dan ML (19).

Istimewa/Dokumentasi Humas Polres Metro Bekasi Kota
Dua orang tersangka yang kedapatan konvoi membawa senjata tajam diringkus Polres Metro Bekasi Kota. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Polres Metro Bekasi Kota meringkus dua orang pemuda yang kedapatan konvoi menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam, para pemuda ini diduga hendak mencari lawan tawuran.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko mengatakan, dua orang pemuda yang berhasil diringkus berinisial MR (20) dan ML (19).

"Keduanya berasal dari dua kelompok berbeda, lokasi penangkapan pun berbeda," kata Wijonarko dalam keterangan tertulis, Minggu, (10/5/2020).

Dia menjelaskan, pelaku berinisial MR diringkus di daerah Jalam Ampera, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kamis, (7/5/2020) lalu.

Pelaku MR ini merupakan tersangka yang sempat viral di media sosial berkendara sambil menenteng senjata tajam jenis celurit di Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur.

"Anggota kami mendapat laporan adanya geng motor konvoi menggunakan senjata tajam, lalu langsung melakukan penjegatan di Lampu Merah Tol Timur untuk membubarkan, satu pelaku yang membawa senjata tajam berhasil diamankan," jelasnya.

Sementara itu, tersangka lain yakni ML, diringkus Polres Metro Bekasi Kota di kawasan Bintarajaya, Bekasi Barat.

Saat itu, tersangka bersama beberapa rekannya menggubakan sepeda motor berpapasan dengan tim patroli Polres Metro Bekasi Kota.

"Anggota yang sedang berpatroli langsung melakukan penggeldahan, satu orang pelaku kedapatan membawa senjata tajam celurit yang disimpan di balik bajunya," tutur Wijonarko.

Rombongan pemuda berusia belasan tahun ini lalu diduga hendak melancarkan aksi tawuran, tersangka ML ditetapkan sebagai tersangka akibat kedapatan membawa senjata tajam.

Sementara teman-temannya yang turut diamankan diproses untuk membuat surat penyataan dan wajib labor agar tidak mengulangi perbuatannya.

"Tersangka kini ditahan di Mapolres Metro Bekasi Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya," ucapnya.

Mereka lanjut Wijonarko dikenakan pasal 2 Ayat 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 10 tahun.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved