Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Polisi Temukan Warga Nekat Mudik Naik Travel Gelap Hingga Bayar Berkali Lipat

Hal tersebut terungkap dari beberapa kendaraan pengangkut pemudik yang dihentikan di pos penjagaan atau check point Kalideres

Istimewa/Dokoumentasi Satlantas Polres Metro Depok
ILUSTRASI Satu unit mobil mini bus travel yang diamankan petugas cek poin PSBB di Kecamatan Beji, Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Kendati sudah dilarang masih ada juga masyarakat yang nekat mudik ditengah pandemi corona.

Bahkan, mereka rela membayar hingga berkali lipat demi bisa menuju kampung halaman.

Hal tersebut terungkap dari beberapa kendaraan pengangkut pemudik yang dihentikan di pos penjagaan atau check point Kalideres, Jakarta Barat.

Kasat Lantas Jakarta Barat, Kompol Hari Admoko mengatakan, para pemudik itu menumpang travel gelap untuk mengelabui petugas dan berjalan pada sore hingga malam hari.

Mulai dari kendaraan pribadi plat hitam hingga ada pula yang menggunakan bus pariwisata.

Hari mengatakan, tujuan dari kendaraan travel gelap yang terjaring di check point Kalideres ada yang hendak menuju Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera.

Tentunya, dengan biaya tarif yang berkali lipat dibanding harga biasanya.

"Perjalanan ada yang ke Lampung bayarnya Rp 700 ribu, terus ada yang ke Pati bayar Rp 400 ribu ada juga yang ke Madiun bayar Rp 700 ribu juga, jadi macam-macam," kata Hari saat dihubungi, Minggu (10/5/2020).

Selain melanggar larangan mudik, para pemudik itu juga tak mengindahkan aturan physical distancing.

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved