Ramadan 2020

Cerita Pedagang Kurma di Pasar Tanah Abang, Beda Saat Ramadan Tahun Lalu

Pedagang kurma di sekitaran Pasar Tanah Abang mengeluhkan sepi pembeli.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Toko pedagang kurma di sekitaran Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih beroperasi, Senin (11/5/2020) siang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Suasana tampak sepi di sekitaran Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2020) siang.

Tak seperti bulan Ramadan tahun lalu, kini pedagang kurma di sekitaran Pasar Tanah Abang mengeluhkan sepi pembeli.

Sebab, masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 masih berlaku.

"Sepi sekarang, dari awal Ramadan (2020) juga sudah berkurang jumlah pembelinya," kata Yono, pedagang kurma di sekitaran pasar Tanah Abang, Senin (11/5/2020).

Pada Ramadan 2019, Yono bercerita, jumlah pembeli melebihi ekspektasi.

Toko pedagang kurma di sekitaran Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih beroperasi, Senin (11/5/2020) siang.
Toko pedagang kurma di sekitaran Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih beroperasi, Senin (11/5/2020) siang. (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

"Kalau Ramadan tahun lalu, ramai banget yang beli. Sampai toko ini padat sama mereka," kenang Yono.

Yono pun menyatakan turut prihatin dengan kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang.

"Saya juga ikut prihatin sebetulnya ada virus corona. Mungkin yang biasa beli kurma ke toko saya, sekarang lebih memilih diam di rumah," ucap Yono.

"Tapi itu juga kan demi kesehatan mereka ya. Mau bagaimana lagi," sambungnya.

Puluhan Warga ODP, RW 07 Jembatan Besi Tambora Jakarta Barat Lakukan Karantina Mandiri

Ngobrol dengan 2 PSK, Nikita Mirzani Nangis Dengar Kisah Mereka: Kita Gak Tau Siapa yang Masuk Surga

Yono pun menyatakan tidak bisa berdiam diri di rumah selama PSBB.

"Kalau saya tidak berjualan, nanti tidak ada pendapatan (uang). Masa makan kurma yang dagangan saya sendiri," ujarnya.

Yono enggan membeberkan keuntungan selama Ramadan 2019 dan Ramadan 2020.

"Kalau soal itu rahasia saja. Setidaknya, cukup untuk makan saja sudah senang," tutup Yono.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved