Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Pelanggar PSBB di Jakarta Barat Terancam Nyapu Jalan Raya Hingga Bersihkan WC Umum

Pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di Jakarta Barat terancam dikenakan sanksi sosial.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diterapkan di Jakarta selama 14 hari atau dua pekan guna mengantisipasi virus corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di Jakarta Barat terancam dikenakan sanksi sosial.

Kasatpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan beberapa sanksi sosial bagi para pelanggar PSBB, mulai dari menyapu jalan raya, mengecat trotoar hingga membersihkan WC umum.

Untuk itu, pihaknya tengah mempersiapkan peralatan yang akan digunakan para pelanggar PSBB jalani sanksi sosial.

"Kan harus kita siapkan semuanya, termasuk peralatan seperti rompi, maupun sarung tangannya. Kemudian lokasinya (sanksinya) dimana," kata Tamo saat dihubungi, Rabu (13/5/2020).

Mayat Tanpa Identitas yang Ditemukan Warga di Kali Ciliwung Kota Depok, Wajahnya Sudah Rusak

Tamo mengatakan, nantinya para pelanggar PSBB akan mengenakan rompi berwarna orange sebagai tanda selama dia menjalankan hukuman selama satu jam.

Salah satu sanksi yang akan diberikan yakni bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker saat berkendara.

"Kami sedang mempersiapkan. Misalnya yang tidak pakai masker nanti dihukum sapu jalan selama sejam seumpama 200 meter dia harus sapu jalan," katanya.

Adapun dasar hukuman tersebut yakni Pergub DKI Nomor 41 Tahun 2020 tentang Penggenaan sanksi terhadap Pelanggaran PSBB dalam Penanganan Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19) di Jakarta.

Tamo mengatakan, sambil menunggu kesiapan peralatan saat ini pihaknya masih menyosialisasikan sanksi tersebut kepada warga, melalui petugas yang berkeliling ke permukiman.

Klarifikasi dan Ancaman Polisi, Dugaan Ormas Buat Surat Minta THR dengan Tembusan Kapolsek di Bekasi

"Kalau untuk rompinya perkecamatan rencananya diberikan 50 rompi oranye terlebih dahulu. Rompi-rompi itu juga akan disemprot cairan disinfektan terlebih dahulu setiap dipakai bergantian antar pelanggar," ujar dia.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved