Breaking News:

Bambang Soesatyo: Baiknya Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir Jika Ingin Naikan Iuran BPJS Kesehatan

Bambang berharap, Presiden Joko Widodo mempertimbangkan ulang ihwal kenaikkan iuran BPJS Kesehatan.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Majelis Permusyawaratan (MPR) RI Bambang Soesatyo angkat bicara soal kebijakan Presiden Joko Widodo menaikkan iuran BPJS Kesehatan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020.

Bambang berharap, Presiden Joko Widodo mempertimbangkan ulang ihwal kenaikkan iuran BPJS Kesehatan.

"Saya mohon kepada pemerintah untuk kembali mempertimbangkan momentum kenaikan iuran BPJS (Kesehatan)," kata Bambang, saat diwawancarai awak media, di kantor Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Kamis (14/5/2020).

"Ini bagusnya setelah pandemi (Covid-19) berakhir, itu konkretnya," tambah Bambang.

Dia pun berharap agar pemerintah lebih bijaksana saat mengambil keputusan yang menyeret rakyat.

"Saya berharap pemerintah bisa lebih bijaksana," ucap Bambang.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra, Arief Poyuono, pun mengkritik Presiden Joko Widodo ihwal kenaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Menurut Arief, masyarakat yang memiliki kartu BPJS Kesehatan bakal merasa sebal dengan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Ampun-ampun biyung, makin sebel saja rakyat sama dia, sudah susah karena Covid-19 sekarang malah mau diperas," kata Arief, dalam keterangan resminya yang diterima TribunJakarta.com, Rabu (13/5/2020).

Dia mengatakan, keadaan ekonomi di Indonesia, khususnya Jakarta sedang krisis gegara pandemi Covid-19.

Terlebih, beberapa orang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) dari perusahaanya bekerja.

"Ini kok malah BPJS Kesehatan iurannya dinaikan, sungguh tidak melihat realitas keadaan ekonomi dan sosialnya masyarakat," ujar Arief.

"Hampir jutaan masyarakat yang kehilangan pekerjaan di sektor formal maupun informal, pabrik tutup alias bangkrut, pengemudi online tidak sanggup bayar iuran, ini kok malah dinaikan iuran BPJS Kesehatan," sambungnya.

Presiden Jokowi telah menaikkan iuran BPJS Kesehatan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved