Breaking News:

Kerumunan Saat McD Sarinah Ditutup: Ditegur Polisi, Kekhawatiran Covid-19 Berujung Denda 10 Juta

Pengelola McDonald's Sarinah, Jakarta Pusat akhirnya mendapatkan sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp 10 juta.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Sejumlah pelanggan setia McD yang tampak menunggu prosesi penutupan McD Sarinah dari halaman parkir, Minggu (10/5/2020). 

Alasan Denda

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin memberikan penjelasan terkait alasan pemberian sanksi denda kepada gerai McDonald's Sarinah, Jakarta Pusat, yang tutup pada Minggu (10/5/2020) malam.

Meski kerumunan bermula karena banyaknya warga yang ingin menyaksikan penutupan restoran cepat saji tersebut, menurut Arifin, kesalahan tetap berada pada manajemen McDonald's.

Hal ini lantaran mereka mengumumkan jam, tanggal, hingga hari penutupan sehingga warga berbondong-bondong datang.

Masyarakat berkerumunan di McDonald's Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2020) malam.
Masyarakat berkerumunan di McDonald's Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2020) malam. (Istimewa/Dokumentasi Satpol PP DKI Jakarta)

"Tapi, karena dia umumkan sebelumnya. Jauh-jauh hari diumumkan. Kan ada di medsos diumumkan bahwa akan ditutup pada jam sekian, tanggal sekian. Jadi orang datang," ucap Arifin saat dihubungi, Kamis (14/5/2020).

Oleh karena itu, sanksi bukan dikenakan kepada warga yang hadir melainkan kepada pihak McDonald's.

"Ya enggak karena kan yang menyelenggarakan dari sana," kata dia.
Diketahui, denda yang dikenakan kepada manajemen McDonald's sebesar Rp 10 juta.

Sanksi itu tercantum pada Pasal 7 Peraturan Gubernur Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi terhadap Pelanggaran Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di DKI Jakarta.

Hal ini lantaran restoran cepat saji pertama di Indonesia itu menggelar seremoni penutupan gerainya sehingga didatangi banyak orang.

Padahal, saat ini DKI Jakarta tengah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk menekan penyebaran Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved