Antisipasi Virus Corona di DKI

Razia PSBB di Ciracas, Petugas Tutup Panti Pijat Hingga Tegur Pedagang Soto Tak Pakai Masker

gerai pijat langsung disegel karena bukan termasuk sektor usaha yang dikecualikan beroperasi selama PSBB DKI Jakarta berjalan.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
Istimewa/Dokumentasi Kecamatan Ciracas
Petugas gabungan Kecamatan Ciracas saat melakukan penindakan ke pelanggar PSBB, Rabu (13/5/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Petugas gabungan tiga pilar Kecamatan Ciracas menggelar operasi penindakan bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Rabu (13/5/2020).

Camat Ciracas Mamad mengatakan razia difokuskan pada tiga titik, yakni di Jalan Raya Supriyadi, kawasan jalan Raya Jambore, dan Jalan lapangan Tembak.

"Hasilnya masih banyak pelanggaran yang ditemukan anggota. Mulai dari keberadaan PMKS, bahkan sebuah gerai Pijat Refleksi yang masih buka," kata Mamad saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2020).

Petugas gabungan Kecamatan Ciracas saat melakukan penindakan ke pelanggar PSBB, Rabu (13/5/2020)
Petugas gabungan Kecamatan Ciracas saat melakukan penindakan ke pelanggar PSBB, Rabu (13/5/2020) (Istimewa/Dokumentasi Kecamatan Ciracas)

Total sebanyak 11 PMKS diamankan P3S Sudin Sosial Jakarta Timur ke Gor Ciracas tempat isolasi sementara bagi mereka yang terjaring.

Sementara Gerai Pijat langsung disegel karena bukan termasuk sektor usaha yang dikecualikan beroperasi selama PSBB DKI Jakarta berjalan.

"Ada juga pedagang Soto yang kita beri teguran tertulis karena tidak mengenakan masker dan sarung tangan. Sudah kita data KTP-nya," ujarnya.

Mamad menuturkan operasi penindakan bagi pelanggar PSBB terus digelar sesuai tujuan mencegah penularan Covid-19 meluas.

Warga yang ogah menaati aturan bakal ditindak sesuai isi Pergub DKI Jakarta No 41 Tahun 2020 yang mengatur sanksi bagi pelanggar PSBB.

Sanksi yang diberikan Satpol PP dapat berupa denda uang hingga hukuman bekerja sosial menyapu jalan sambil mengenakan rompi layaknya tahanan.

"Kami juga berharap warga tetap berada di rumah, dan bila terdesak keluar rumah wajib menggunakan maske. Jaga jarak agar virusnya tidak meluas ke mana-mana," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved