Breaking News:

Seorang Anggota Polisi Terbacok, 23 Pelaku Tawuran di Tambora Diciduk

Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh menerangkan ke-23 pemuda itu berasal dari kedua kelompok yang bentrok pada Selasa (12/5/2020)

Istimewa/Dokumentasi Polsek Tambora
23 pemuda yang terlibat tawuran di Tambora, Jakarta Barat diciduk. Dalam tawuran tersebut  seorang anggota polisi terbacok saat membubarkan tawuran. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Buntut tawuran yang mengakibatkan terbacoknya anggota Polsek Tambora, Jakarta Barat, sebanyak 23 pemuda diciduk.

Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh menerangkan ke-23 pemuda itu berasal dari kedua kelompok yang bentrok pada Selasa (12/5/2020) dini hari.

"Dari 23 pemuda ini, 14 dari warga kelurahan Duri Selatan, Tambora dan sembilan orang pemuda Setia Kawan, Gambir. Jadi wilayah tawurannya memang di perbatasan antara Jakarta Barat dan Jakarta Pusat," kata Iver saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2020).

Iver menjelaskan, selain 23 pemuda, pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan saat tawuran.

23 pemuda yang terlibat tawuran di Tambora, Jakarta Barat diciduk. Dalam tawuran tersebut  seorang anggota polisi terbacok saat membubarkan tawuran.
23 pemuda yang terlibat tawuran di Tambora, Jakarta Barat diciduk. Dalam tawuran tersebut  seorang anggota polisi terbacok saat membubarkan tawuran. (Istimewa/Dokumentasi Polsek Tambora)

Termasuk, mobil yang kacanya pecah akibat tawuran tersebut.

"Barang bukti yang berhasil disita ada dua buah Celurit, 14 anak panah, handphone, batu dan pecahan botol serta satu unit mobil toyota avanza dalam kondisi pecah kaca belakang dan samping," papar Iver.

Dalam tawuran itu, Panit Reskrim Polsek Tambora, Ipda I Gusti Ngurah Astawa jadi korban bacok saat tengah membubarkan tawuran.

"Saat Ipda Ngurah sedang berusaha membubarkan tawuran dengan memberikan tembakan peringatan ke atas, tiba-tiba ada pemuda yang membacok dari arah belakang dan melukai punggungnya," kata Iver.

Akibat bacokan itu, ujar Iver, anggotanya mengalami luka bacokan dan dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Waras. Beruntung, saat ini kondisinya sudah membaik.

"Luka bacokannya di punggung sepanjang sekitar 12 cm dengan kedalaman sekitar 7 cm," tutur Iver.

Iver menegaskan, untuk memberikan efek jera kepada pelaku, pihaknya akan menjerat mereka dengan Pasal 170 KUHP, Pasal 406 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 KUHP serta UU darurat no 12 th 1951 tentang Senjata Tajam.

"Sedangkan untuk pelaku yang membacok berisinial DL sedang kami buru," ucapnya.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved