Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

5 Pelanggar PSBB Kota Tangerang Positif Covid-19, Wali Kota Ancam Pedagang yang Masih Bandel

Pemerintah Kota Tangerang telah menerapkan sanksi kepada para pelanggar PSBB dengan mengikuti paksa rapid test

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat melakukan sidak bersama Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto di Pasar Anyar Tangerang, Sabtu (16/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan ada lima pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang yang positif Covid-19.

Sebab, Pemerintah Kota Tangerang telah menerapkan sanksi kepada para pelanggar PSBB dengan mengikuti paksa rapid test di kantor kecamatan terdekat.

"Hari ini lima orang yang dinyatakan positif dari hasil rapid testnya, kelimanya sudah diisolasi," kata Arief, Sabtu (16/5/2020).

Menteri perdagangan, Agus Suparmanto didampingi Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah melakukan inspeksi mendadak di lokasi Pasar Anyar Kota Tangerang pada, Sabtu (16/5/2020).
Menteri perdagangan, Agus Suparmanto didampingi Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah melakukan inspeksi mendadak di lokasi Pasar Anyar Kota Tangerang pada, Sabtu (16/5/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Ia menekankan bahwa masih banyak Orang Tanpa Gejala (OTG) yang masih berkeliaran di luar sana dan tidak menutup kemungkinan menularkan kepada orang lain.

"Artinya kita harus terus waspada bahwa di luar masih banyak orang tanpa gejala yang melakukan aktivitas seperti biasa. Makanya kalau keluar rumah pakai maskernya dan seperlunya saja supaya tidak menularkan atau tertular," ucap arief.

Untuk itu ia kembali meminta agar seluruh masyarakat Kota Tangerang dapat bersama-sama meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan dalam mencegah bertambahnya angka penyebaran Covid-19.

"Kalau semua disiplin dan tertib saya yakin pandemi ini akan segera berakhir. Kita kendalikan sama-sama, mudah-mudahan kita bisa lebaran dan beraktifitas seperti biasa," tutur Arief.

Saat melakukan sidak di beberapa pasar, Arief pun mengancam para pedagang yang masih saja membandel tidak menggunakan masker dan tidak menerapkan physical distancing.

Pasalnya, Pemkot Tangerang tidak akan segan-segan membawa pedagang yang masih melanggar PSBB untuk mengikuti Rapid Test.

"Kalau para pedagang dan pembelinya masih enggak mau ikutin aturan, lebih baik pasarnya ditutup aja," pesan Arief.

Arief menjelaskan bagi masyarakat yang tidak mematuhi aturan dan protokol kesehatan selama PSBB akan diikutsertakan untuk mengikuti rapid test Covid-19 di kantor kecamatan terdekat.

Apabila hasilnya positif akan langsung dikarantina oleh Pemkot Tangerang.

"Kalau pedagang yang melanggar juga akan dibawa ke kecamatan untuk Rapid Test, sementara dagangannya akan diamankan sementara selama 1x24 jam," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved