Breaking News:

Ramadan 2020

Komunitas Warung Jurnalis Bagikan Paket Sembako untuk Yatim Piatu dan Warga Terdampak Covid-19

Rio Manik (45), mengatakan sebanyak 150 paket sembako dibagikan untuk warga di tiga lokasi yang banyak terdapat rumah tangga miskin.

Istimewa
Komunitas Warung Jurnalis saat membagikan paket sembako ke yatim piatu dan warga di Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2020).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Komunitas Warung Jurnalis membagikan paket sembako bagi anak yatim piatu dan warga yang secara ekonomi terdampak pandemi Covid-19 pada Sabtu (16/5/2020).

Satu anggota Warung Jurnalis Rio Manik (45), mengatakan sebanyak 150 paket sembako dibagikan untuk warga di tiga lokasi yang banyak terdapat rumah tangga miskin.

"Seperti Kampung Pulo, Gang Kelor Kecamatan Jatinegara, Gang Kelor dan Kayu Manis, Kecamatan Matraman. Ini wilayah padat penduduk semua," kata Rio di Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2020).

Komunitas Warung Jurnalis saat membagikan paket sembako ke yatim piatu dan warga di Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2020). 
Komunitas Warung Jurnalis saat membagikan paket sembako ke yatim piatu dan warga di Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2020).  (Istimewa)

Paket sembako yang dibagikan berisi beras lima kilogram, mie instan, dan makanan kaleng untuk kebutuhan satu keluarga beberapa hari.

Bantuan tersebut hasil urunan puluhan wartawan dari berbagai media massa yang tergabung dalam komunitas Warung Jurnalis.

Serta beberapa relawan, di antaranya Univeristas Budi Luhur, Hajah Hasnaeni dan Rumah Ekonomi Rakyat.

"Untuk yatim piatu dan duafa juga diberikan sejumlah uang tunai. Jumlahnya enggak banyak, tapi mudah-mudahan bisa membantu mereka, apalagi sekarang mau lebaran," ujarnya.

Rio menuturkan Komunitas Warung Jurnalis setiap tahunnya rutin menggelar buka puasa bersama anak yatim piatu dan duafa saat Ramadan.

Namun tahun ini ditiadakan dan diganti jadi pembagian sembako dengan tetap menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19.

"Pekerja sektor informal yang pemasukannya berkurang atau hilang karena Pandemi Covid-19. Seperti pedagang asongan, kuli sindang, tukang ojek juga kita berikan bantuan," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved