Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Wali Kota: Pelanggar PSBB Kota Tangerang Dapat Sanksi Sosial Bersihkan Fasilitas Umum Selama 2 Jam

Arief R Wismansyah menjabarkan peraturan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat menerapkan physical distancing.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat melakukan inspeksi dadakan di Pasar Anyar Tangerang soal pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang, Rabu (6/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang resmi memberikan sanksi bagi masyarakat yang melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pemberian sanksi tersebut tertuang dalam Peraturan Wali Kota Tangerang no. 29 tahun 2020 tentang pengenaan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menjabarkan peraturan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan physical distancing.

"Selain itu untuk memberikan kepastian hukum pemberian sanksi serta optimalisasi PSBB dalam mencegah bertambahnya angka penyebaran," ujar Arief, Sabtu (16/5/2020).

Sementara, Asisten Tata Pemerintahan Pemkot Tangerang Ivan Yudhianto menjelaskan semua elemen masyarakat diwajibkan menggunakan masker.

Juga mentaati peraturan berkendara saat pelaksanaan PSBB.

Bila dilanggar maka akan dijatuhi hukuman berupa beberapa sanksi termasuk sanksi sosial.

"Sanksinya bisa berupa sanksi sosial yaitu membersihkan fasilitas umum selama dua jam," kata Ivan saat dikonfirmasi.

Selain sanski sosial tersebut, petugas dari Satpol PP Kota Tangerang juga akan melakukan penyitaan kartu identitas kepada pelanggar PSBB.

"Atau penyitaan kartu identitas serta denda sebesar Rp 50 ribu. Pemberian sanksi dilakukan oleh petugas Satpol PP didampingi kepolisian," tambah Ivan.

Selain masyarakat, dalam Perwal tersebut juga dijelaskan tentang pemberian sanksi bagi pelaku usaha, pengguna kendaraan bermotor, transportasi umum serta kegiatan sifatnya pengumpulan massa yang melanggar aturan PSBB.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved