Lebaran 2020

Warga Bekasi Diminta Tidak Gelar Halal Bihalal

Rahmat Effendi meminta, warga agar tidak melakukan halal bihalal secara langsung saat pandemi Covid-19.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Novian Ardiansyah
Ilustasi halal bihalal 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Jelang perayaan Idulfitri 1441 H, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengingatkan kepada masyarakat pentingnya tetap menjaga protokoler kesehatan saat pandemi Covid-19.

Dia mengatakan, kebiasaan yang kerap muncul pada saat perayaan Idulfitri adalah kegiatan halal bihalal.

Kegiatan Halal Bihalal ini merupakan acara berkumpul sanak saudara atau kerabat dekat untuk saling memaafkan di hari raya.

Rahmat Effendi meminta, warga agar tidak melakukan halal bihalal secara langsung saat  pandemi Covid-19.

"Euforia hari raya Idulfitri ini tentunya kan bukan salat Ied saja, ada halal bihalal, kalau itu juga seharusnya tidak kita lakukan," kata Rahmat, Sabtu, (16/5/2020).

Dia menjelaskan, perayaan Idulfitri kali ini diproyeksi bakal bertepatan dengan massa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dijadwalkan berlaku hingga, Selasa, (26/5/2020).

"Kira berharap pada tanggal 26 ini tanggal berakhirnya PSBB ada kelandaian kasus Covid-19," jelasnya.

Jika sudah terjadi kelandaian kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi, barulah secara bertahap melalukan relaksasi.

"Kalau sudah terjadi kelandaian kan kita berarti melakukan relaksasi nih terhadap kegiatan-kegiatan yang ada sehingga ekonomi mulai bangun," paparnya.

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Kharisma AU 98 Bagikan 1.998 Paket Sembako ke 5 Wilayah

Syahrini Diterpa Isu Ayah Angkat, Sekretaris Incess Tak Tinggal Diam: Duga Ada Pihak yang Adu Domba

Pengakuan Pria di Gresik Perkosa Siswi SMP di Kandang Ayam, Minta Korban Gugurkan Kandungan

Selain itu, untuk kegiatan salat idulfitri berjemaah, pihaknya sampai saat inu masih merumuskan kebijakan untuk warga Kota Bekasi.

"Satu dua hari ini kita lagi rumuskan dengan MUI dan para ulama untuk mencapai titik temu," tegasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved