Virus Corona di Indonesia

Soal Kerumunan di Pasar Tanah Abang dan Pasar Jiung, Begini Tanggapan Wali Kota Jakarta Pusat

Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, mengatakan pihaknya akan menindak para pedagang tersebut

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakpus, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Video kerumunan masyarakat di Pasar Jiung, Kemayoran, viral di media sosial.

Dalam caption video tersebut menyatakan kejadiannya berlangsung pada Sabtu (16/5/2020) malam.

Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, mengatakan pihaknya akan menindak para pedagang tersebut.

"Kami akan lakukan tindakan seperti mengenakan rompi (kepada pedagang) dan membersihkan fasilitas umum," kata Bayu, saat dihubungi, Minggu (17/5/2020).

Menurutnya, hal tersebut merupakan tindakan represif Pemerintah Kota Jakarta Pusat kepada para pedagang.

Sebab, lanjut Bayu, para pedagang tak mematuhi aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna mencegah virus corona Covid-19.

RUPS Luar Biasa PT LIB: COO Bhayangkara FC Soroti Kisruh, Akan Beri Wejangan Khusus

Polisi Tangkap Pedagang Daging Sapi yang Dicampur Daging Babi di Tangerang

"Ini kan bentuk represif kami juga. Kami juga terus ingatkan kepada pedagang untuk menjaga kondisi yang baik di Pasar Tanah Abang dan Kemayoran," jelas Bayu.

Jika ketahuan berdagang lagi, kata Bayu, mereka akan disanksikan berupa denda uang.

"Kalau ketahuan ya disuruh bersih-bersih. Setelah itu kan ada tahapannya. Termasuk yang paling berat, yaitu dendanya," tutur Bayu.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved