Breaking News:

Tawuran Pecah di Kampung Bugis Saat PSBB, Pelaku Dikenai Sanksi Sosial

PSBB tak digubris para pemuda di Jalan Bugis, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (17/5/2020) dini hari.

Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tak digubris para pemuda di Jalan Bugis, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (17/5/2020) dini hari.

Jelang sahur, tawuran pecah di kawasan tersebut.

Tujuh pemuda yang terlibat tawuran berhasil diamankan Tim Tiger Polres Metro Jakarta Utara.

"Kami dapatkan informasi, Tim Tiger kami adanya tawuran di sekitar Jalan Bugis Tanjung Priok atas info itu kami amankan tujuh orang pemuda yang ada di lokasi tawuran," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto di kantornya, Minggu (17/5/2020).

Setelah dikumpulkan di Mapolres Metro Jakarta Barat bersama 106 orang yang diamankan dari cafe prostitusi di Papanggo, para pemuda itu diserahkan ke Pemkot Jakarta Utara.

Mereka akan dikenakan sanksi sosial karena melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Ketujuh orang ini kami serahkan juga ke wali kota untuk dilakukan hukuman atas pelanggaran PSBB di Pergub 41 tahun 2020," kata Budhi.

Jasad Gantung Diri di Cipadu Ditemukan Saat Warga Cium Bau Anyir

Jelang Lebaran, PKL Nekat Berjualan di Trotoar Tanah Abang Saat PSBB

Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan, para pelanggar PSBB itu akan dikenakan sanksi sosial dengan mengenakan rompi bertuliskan pelanggar PSBB.

"Para pelanggar PSBB itu akan dikenakan sanksi membersihkan fasilitas umum seperti termuat dalam Pergub," kata Sigit.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved