Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Keluhan Warga PSBB di Tangsel Masih Ramai,Ternyata Diperpanjang Tanpa Sosialisasi & Penebalan Sanksi

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) nampaknya hanya menjadi semboyan saja bagi sebagian warga Tangerang Selatan (Tangsel).

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Senin (18/5/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohi

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) nampaknya hanya menjadi semboyan saja bagi sebagian warga Tangerang Selatan (Tangsel).

Pasalnya, kebijakan pembatasan yang menghendaki interaksi sosial seminim mungkin itu, tidak terlihat.

PSBB Tidak Terasa

Pantauan TribunJakarta.com pada setidaknya sepekan terakhir, arus lalu lintas tetap ramai.

Terlebih saat mendekati jam buka puasa di petang hari. Jalan Maruga Raya sampai Jalan Benda Raya di depan Kantor Pemkot Tangsel, selalu padat.

Belum lagi di sejumlah titik jalan, seperti di Jalan Raya Pondok Cabe, ataupun di Jalan Aria Putra.

Di sejumlah pasar, tidak ada physical distancing atau jaga jarak antar pengunjung pasar ataupun para pedagang.

Meskipun sebagian besar mengenakan masker, namun kerumunan tak dapat dihindarkan.

"Tangsel enggak kaya PSBB, masih ramai saja. Emang ada PSBB enggak sih," ujar Jaka warga Pamulang.

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved