Breaking News:

Pria Penipu Modus Kenalan Lewat Aplikasi Online Sudah 12 Kali Beraksi Sejak 2018

Ia menjelaskan, tersangka melakukan aksinya selama periode Desember 2018 sampao April 2020.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Kapolsek Cilandak Kompol Martson Marbun (tengah) saat merilis kasus penipuan, Senin (18/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Pria berinisial AF (27) ternyata bukan cuma sekali melakukan penipuan hingga berhasil membawa kabur sepeda motor milik korbannya.

Kapolsek Cilandak Kompol Martson Marbun mengatakan, tersangka AF setidaknya sudah 12 kali beraksi.

"Korbannya banyak, ada 12 orang dan 10 TKP (tempat kejadian perkara)," kata Marbun saat merilis kasus ini di Mapolsek Cilandak, Senin (18/5/2020).

Ia menjelaskan, tersangka melakukan aksinya selama periode Desember 2018 sampai April 2020.

"Bukan hanya di daerah Cilandak saja, tapi juga ada di Mampang Prapatan dan Pasar Minggu," ujar dia.

Tersangka awalnya berkenalan dengan korban melalui aplikasi chatting online.

Keduanya lalu bertemu, dan tersangka berpura-pura mengajak korban menjenguk keluarganya di rumah sakit.

"Waktu perjalanan ke rumah sakit itu mereka pakai sepeda motor korban," kata Marbun.

Sesampainya di rumah sakit, tersangka memarkirkan sepeda motor dan mengajak korban ke lobi.

Tersangka kemudian meninggalkan korban dengan dalih ingin melihat kondisi keluarganya di IGD. Sementara itu, korban diminta untuk tetap menunggu di lobi.

"Ternyata setelah korban nunggu cukup lama, tersangka ini nggak balik lagi. Dia kabur membawa sepeda motor korban," ujar Marbun.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved