Ciliwung Meluap, 132 Warga Balekambang Mengungsi
Camat Kramat Jati Eka Darmawan mengatakan lokasi pengungsian dibagi jadi tiga lokasi, yakin kantor Kelurahan, Masjid, dan rumah warga
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Sebanyak 132 warga Kelurahan Balekambang mengungsi karena banjir luapan Kali Ciliwung yang menjamah permukiman mereka dini hari tadi.
Camat Kramat Jati Eka Darmawan mengatakan lokasi pengungsian dibagi jadi tiga lokasi, yakin kantor Kelurahan, Masjid, dan rumah warga.
"Untuk warga Kelurahan lain belum ada yang mengungsi. Ketinggian air sekarang sudah surut, tapi masih dipantau," kata Eka saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Selasa (19/5/2020).
Warga Balekambang yang mengungsi tinggal di bantaran Kali Ciliwung, ketinggian dini hari tadi berkisar 40 sentimeter sampai 1 meter.
Banjir tersebut imbas kiriman debit air dari Bendungan Katulampa yang kemarin sore sempat naik karena intensitas hujan.
• Kebingungan Buka Rak Sepatu Gantung Milik Merry, Raffi Ahmad Kena Semprot Asisten: Bukan Begitu Bos!
"Di posko pengungsian ada pemeriksaan kesehatan untuk pengungsi sebagaimana biasanya, dari puskesmas kelurahan," ujarnya.
BPBD DKI Jakarta juga mencatat banjir merendam permukiman warga RW 04 Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara.
Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara dan Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati yang berada dekat Kali Ciliwung.
Di Kelurahan Balekambang permukiman yang rawan yakni wilayah RT 05/RW 05, pada banjir awal tahun 2020 lalu sejumlah rumah warga ambruk diterjang banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kondisi-permukiman-warga-rt-05rw-05-kelurahan-balekambang.jpg)