Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Jadi Tontonan Supaya Jera, Pelanggar PSBB Kota Tangerang Disanksi Menyapu Jalan Pakai Rompi Oranye

Pemerintah Kota Tangerang memberikan efek jera berupa sanksi sosial kepada para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Pemerintah Kota Tangerang memberikan efek jera berupa sanksi sosial kepada para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Laporan Wartawan TribuJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang memberikan efek jera berupa sanksi sosial kepada para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sanksi sosial yang diberikan kepada para pelanggar PSBB di Kota Tangerang adalah menyapu sejumlah jalan raya dan tempat umum.

Seperti yang terjadi di cek poin Pasar Lembang, Sudimara Barat, Kota Tangerang, petugas gabungan melakukan razia bagi pengendara yang tidak mengenakan masker.

Pemerintah Kota Tangerang memberikan efek jera berupa sanksi sosial kepada para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Pemerintah Kota Tangerang memberikan efek jera berupa sanksi sosial kepada para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Lurah Sudimara Barat, Jaini Martin, menuturkan, para pengendara yang kedapatan tak mengenakan masker diberhentikan dan dihukum menyapu jalan.

Para pelanggar pun diharuskan memakai rompi berwarna oranye bertuliskan pelanggar PSBB saat hukuman diberlakukan.

"Sanksi sosial berupa menyapu jalan raya dengan mengenakan rompi pelanggar PSBB, telah kami terapkan. Semoga ini memberikan efek jera karena mereka malu jadi tontonan banyak orang," ucap Jaini, Rabu (20/5/2020).

Mereka yang tidak menggunakan masker, diberhentikan, dibawa ke tenda khusus yang dijadikan ruang sidang pelanggar.

Setelah didata, pelanggar kemudian menyapu jalanan sekira 15 menit.

"Soalnya deket cuma ke pasar doang, anter tante beli bahan makanan. Tadi padahal udah diingetin tante, tapi males. Kapok saya, besok-besok pasti pakai masker,” tutur Feran satu diantara para pelanggar.

Tak berbeda dengan Feran, Yadi pengendara roda empat yang tak mengenakan masker juga turut diberhentika.

Ia mengaku, menggunakan mobil pribadi dan sendiri di dalam mobil.

"Saya bawa masker, tapi saya pakai kalau keluar mobil aja. Saya pikir aman di mobil sendiri ini. Tapi ok, besok-besok saya pakai terus maskernya," katanya.

Hukuman menyapu jalanan untuk pelanggar PSBB akan diberlakukan setiap harinya di Kota Tangerang.

Adapun bagi mereka yang kedapatan melanggar kedua kalinya, petugas tak segan menerapkan sanksi denda.

Sebagai informasi, PSBB Kota Tangerang sendiri sudah memasuki babak ketiga sejak 18 Mei hingga 31 Mei 2020.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.157-Huk/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Tahap Kedua PSBB di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved