Breaking News:

Takut Covid-19, Karsih Pilih Mengungsi ke Rumah Saudara Ketimbang di Pengungsian

Karsih (45) harus bolak balik dari Tangerang ke Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat demi mendapatkan bantuan.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Karsih, salah seorang warga korban kebakaran yang memilih tinggal di rumah saudaranya ketimbang di pengungsian. 

"Kalau makanan ini sudah dapat, tapi semoga aja bisa dapat bantuan minimal buat bangun lagi rumah saya," harapnya.

Pantauan TribunJakarta.com, memang tak semua warga korban kebakaran tinggal di pengungsian.

Sebagian dari mereka memilih mengungsi ke rumah kerabat atau saudaranya yang lokasinya aman.

Camat Tambora, Bambang Sutarna mengatakan, saat ini total ada 554 warga yang mengungsi di tiga lokasi pengungsian yakni di Kantor Kelurahan Jembatan Besi, Masjid Al Falah dan rumah dinas Lurah Jembatan Besi.

Sementara satu lokasi yakni tengah disiapkan di sekolah Candra Naya yang berjarak 100 meter dari lokasi kebakaran.

Terutama bagi warga yang memiliki anak-anak.

Hal tersebut untuk tetap memberlakukan physical distancing di tengah pandemi Covid-19.

Setelah Dirumahkan Karena Covid-19, Rumah Kontrakan Mila di Gang Venus Tambora Alami Kebakaran

"Alhamdulilah tadi diberikan tiga ruangan oleh sekolah Candra Naya. Satu ruangan bisa nampung 20 orang. Jadi bisa menampung 60 warga dan itu cocok untuk ibu-ibu yang punya anak-anak karena ruangannya luas, jadi untuk bermain anak-anak itu cocok," kata Bambang.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved