Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

719 Pemudik Naik Travel Gelap Terjaring Razia, Petugas Masih Memperbolehkannya Mudik Bersyarat

Pemudik yang terjaring razia karena menggunakan travel gelap masih bisa pulang ke kampung halaman.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Travel gelap dikandangkan polisi di Satpas SIM Daan Mogot karena nekat membawa pemudik. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Pemudik yang terjaring razia karena menggunakan travel gelap masih bisa pulang ke kampung halaman.

Namun, ada sejumlah syarat yang harus mereka penuhi.

Diketahui, dalam operasi malam tadi, sebanyak 719 pemudik terpaksa dibawa ke Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat usai 95 travel gelap yang mereka tumpangi terjaring razia.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani mengatakan, pihaknya akan mengakomodir para pemudik ini ke Terminal Pulo Gebang menggunakan bus.

“Karena hanya beberapa terminal saja yang boleh mengangkut penumpang, salah satunya Pulo Gebang,” kata Yani di Satpas SIM Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (21/5/2020).

Dua Geng Motor Balap Liar Siang Bolong di Serpong, 14 Motor Modifikasi dan 5 Knalpot Disita

Di Terminal Pulo Gebang, ujar Yani, para pemudik belum tentu diperbolehkan menuju kampung halaman.

Mereka harus dinyatakan lulus protokol keselamatan dengan sejumlah persyaratan terkait Covid-19.

Apabila tak memenuhi persyaratan maka mereka terpaksa dipulangkan ke rumah masing-masing. 

"Harus ada surat bebas Covid-19, kemudian surat tugas. Kalau enggak ada, teman-teman di terminal enggak bisa kasih tiket," katanya.

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved