Cucu Somantri Mundur dari Dirut PT LIB, Gede Widiade: Harusnya Dibimbing, Semoga Tidak Stuck

Gede Widiade menilai, pergantian kepengurusan dalam sebuah organisasi merupakan hal yang wajar

Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA
Bakal Calon Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule (tengah) bersama Cucu Sumantri (kiri) saat mengadakan bincang-bincang dengan media di Paparons, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Presiden klub Persiba Balikpapan, Gede Widiade turut bersuara memberikan tanggapan perihal mundurnya Cucu Somantri dari jabatan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Cucu Somantri memutuskan mundur pada saat pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT LIB, pada Senin (18/5/2020) lalu.

Gede Widiade menilai, pergantian kepengurusan dalam sebuah organisasi merupakan hal yang wajar terjadi.

Terlebih, dalam proses mundurnya Cucu Somantri dari jabatan Direktur Utama PT LIB sudah sesuai dengan prosedur yang benar.

"Kalau saya lihat mekanisme-nya sudah betul, cuma esensinya yang saya kecewa. Karena kan apapun yang terjadi semua sudah sepakat," kata Gede Widiade.

Namun, pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur, itu turut menyayangkan Cucu Somantri tidak mendapatkan bimbingan dengan baik ketika terjun ke dunia sepak bola.

Cucu Somantri bisa disebut sebagai sosok baru yang terjun di persepakbolaan Tanah Air.

Seharusnya, ada sosok yang bisa membantu membimbing agar bisa menjalankan roda organisasi dengan baik dan benar.

"Dan kami sudah tahu semua Pak Cucu, Pak Iwan Bule (sapaan akrab Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan) kan new comer di sepak bola. Jadi kalau new comer di sepak bola seharusnya diarahkan, dibimbing, supaya bisa menjalankan roda organisasi," ucap Gede Widiade.

Di sisi lain, mantan Direktur Persija Jakarta itu mengaku sangat menyayangkan keputusan cepat mundur yang diambil Cucu Somantri.

Sebab, Cucu Somantri baru terpilih menjadi Direktur Utama PT LIB melalui voting dari para pemegang saham (klub peserta Liga 1 2020) pada Januari 2020 lalu.

"Tapi kenapa baru seumur jagung ini sebuah organisasi harus melakukan aktivitas yang sangat fundamental. Saya pikir kalau aktivitas (RUPSLB) normal saja, pergantian direksi, mundur direksi, RUPS luar biasa hal yang wajar," ujarnya.

Lebih lanjut, Gede berharap mundurnya Cucu Somantri tidak membuat roda organisasi di PT LIB mandek dan tidak berkembang.

Sosok pengganti Cucu Somantri di jabatan tersebut bisa lebih bersikap profesional dan membawa perubahan menjadi lebih baik.

Dianggap Langgar PSBB, Pelaku Balap Liar Siang Hari di Serpong Utara Dijerat UU Karantina Kesehatan

Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1441 Hijriah Dilakukan Besok, Berikut 4 Link Live Streamingnya

Bangun Rumah Pertama Rp 150 Juta, Raffi Ahmad Cerita Soal Tragedi Berdarah: Sopirnya Dibacok

"Semoga ini tidak membuat stuck (mandek) roda organisasi, dan semoga kedepannya lebih profesional," tutup Gede Widiade.

Rencananya, PSSI bersama anggota Komite Eksekutif (Exco) baru akan memilih sosok pengganti Cucu Somantri setelah Hari Raya Idulfitri.

PSSI bersama dengan para pemegang saham akan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa lanjutan.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved