Selebrasi Bentuk Lambang Love Ala Chandra Waskito Bukti Cinta Kepada Sang Bunda
Kito, nama akrab Chandra Waskito, mengutarakan arti selebrasinya saat sesi Rindu Pendekar, Rabu (20/5/2020) kemarin.
Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM Rafsanzani Simanjorang
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG -Selebrasi jari tangan membentuk love ala penyerang Persita Tangerang, Chandra Waskito ternyata punya makna yang begitu dalam baginya.
Pemain bernomor punggung 50 ini mengatakan selebrasi love didedikasikan kepada ibunya (alm), yang selalu ada menemani dan menonton dirinya kala bermain semasa hidupnya.
Kito, nama akrab Chandra Waskito, mengutarakan arti selebrasinya saat sesi Rindu Pendekar, Rabu (20/5/2020) kemarin.
"Selebrasi itu untuk ibu saya, setiap kali saya mencetak gol, saya dedikasikan untuk ibu. Namun, sekarang ibu telah tiada. Tapi selebrasi itu tetap saya lakukan. Kalau dulu untuk ibu, sekarang untuk istri," ujar pemain asal Solo, Jawa Tengah ini.
Agustus tahun 2019 lalu saat Persita melakukan away ke Bangka. Kito harus izin dari tim untuk menjaga ibunya yang dirawat di rumah sakit. Setelah Persita selesai melakukan laga melawan Bangka dan bersiap kembali ke Tangerang, Berita duka dari Kito pun diterima oleh Persita, ibunda Kito telah berpulang.
Kito sendiri sempat merasakan kehilangan mendalam atas kepergian sang bunda,
Bagaimana tidak, selain dirinya anak tunggal, ibunya paling setia disisinya menjadi penyemangat utama dirinya, bahkan saat Persita melakukan partai away pun ibunya turut hadir.
Setelah kepergian sang bunda, Kito melakulan pertandingan pertamanya tanpa kehadiran sang ibu kala menjamu PCSC Cilacap di Stadion Sport Center, Tangerang. Dirinya berhasil mencetak satu gol dari skor 3-1 untuk kemenangan Persita.
Sembari menetaskan air mata, pemain kelahiran 1994 ini tetap melakukan selebrasi gol berbentuk love, tanda besarnya cinta dan sayangnya kepada ibunya.
Kini, Kito pun berkeyakinan, di Surga, ibunya tetap bangga atas pencapaian dirinya di Persita. Dirinya adalah salah satu pemain yang berjasa membawa Persita lolos ke Liga 1 Indonesia musim 2020.
"Saya tak perlu bersedih lagi, dan saya bersyukur saat ini saya sudah ada istri yang menemani, jadi saya akan tetap bersemangat mengejar mimpi saya," tutupnya. (m21)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/chandra-waskito-penyerang-persita-tangerang.jpg)